Polri: Ada 32 daerah rawan konflik saat Pilkada serentak

Polri menerjunkan sekitar 400 ribu personel guna mengamankan Pilkada serentak.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polri: Ada 32 daerah rawan konflik saat Pilkada serentak
Simulasi pengamanan Pilkada serentak. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Berdasarkan data dari situs www.kpu.go.id, ada sembilan provinsi, 224 Kabupaten, dan 36 kota yang mengikuti Pilkada serentak tahun ini. Dalam menghadapi Pilkada tersebut, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah memetakan daerah rawan di penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 2015.

"Arahan bapak Kapolri ada 32 daerah rawan. Seperti di Makassar, Papua, Maluku, Lampung, Pekanbaru, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Sumatera Utara di Nias dan Tanah Karo," kata Kasubdit Dalmas Direktorat Sabhara Baharkam Mabes Polri, Kombes Pol Ricky F Wakanno Ginting ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/8).Ricky mengatakan, antisipasi gangguan keamanan tersebut berupa penyiagaan personel dan peralatan pengamanan. Maka kepolisian dari Mabes Polri terutama satuan Brimob diperbantukan ke Kepolisian Daerah (Polda).Dalam Pilkada nanti, tambah Ricky, pihaknya siap menerjunkan sekitar 400 ribu personel guna pengamanan Pilkada. Selain itu, pihaknya akan melakukan penambahan personel dengan cara rayonisasi."Personel tergantung wilayah. Misalnya terjadi masalah di Makassar, Sulawesi Selatan, maka di bantu personel dari Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah," pungkasnya.

Rekomendasi