Kapolri: Ledakan di Makassar bukan teror untuk Muktamar Muhammadiyah

Ada tiga korban tewas akibat ledakan tersebut.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Kapolri: Ledakan di Makassar bukan teror untuk Muktamar Muhammadiyah
Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Kepala Kepolisian RI, Jenderal Badrodin Haiti menegaskan ledakan yang terjadi di Kompleks Puri Patte’ne Permai Blok C.3 Nomor 11 Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanayya, Makassar, Senin (3/8) petang, bukan bom teror apalagi jika dikait-kaitkan dengan mukhtamar Muhammadiyah yang tengah digelar di Makassar. Jenderal Badrodin memastikan ledakan itu akibat bom ikan yang dibuat oleh warga sekitar."Bukan teror. Itu ibu-ibu kan. Karena dibuat banyak untuk suplai ke nelayan nelayan," tegas Badrodin di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Dia mengatakan insiden tersebut tidak ada sama sekali kaitannya dengan Mukhtamar Muhammadiyah atau kehadiran Jokowi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyisiran oleh pihak kepolisian di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Badrodin memastikan bahwa ledakan itu benar ledakan bom ikan."Enggak ada kaitannya sama muktamar, enggak ada kaitannya sama presiden. Karena saya tadi pagi sudah mendapat suatu kepastian bahwa itu bom ikan," pungkasnya.Sebelumnya Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, berdasarkan laporan dari Kapolsek Biringkanaya, Kompol Azis Yunus, ada tiga korban tewas akibat ledakan tersebut. Salah satunya atas nama Haji Lolo, (55 thn)."Sementara masih dalam pendalaman tetapi informasi sementara diduga dari bom ikan karena berbau mesiu dan menghancurkan 6 rumah warga," ujar Frans Barung Mangera.

Rekomendasi