Foto bareng Vitalia Sesha, Kompol Benny seharusnya cermat

"Karena itu akan membuat penilaian publik maupun pekerjaan polisi menjadi tak mandiri," kata anggota Kompolnas, Nasser.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Foto bareng Vitalia Sesha, Kompol Benny seharusnya cermat
Vitalia Sesha dengan Kapolsek Pademangan. ©2015 Merdeka.com

Foto Kapolsek Pademangan, Jakarta Utara, Kompol Benny Alamsyah, dengan model cantik Vitalia Sesha yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba menuai polemik. Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M Nasser, mengungkapkan seharusnya Benny cermat dan berhati-hati dalam mengambil tindakan."Seharusnya seorang pejabat kepolisian bertindak hati-hati cermat dan profesional," kata Nasser saat dihubungi, Selasa (14/7) malam.Nasser menjelaskan, jika ada tersangka yang datang mendekati pejabat kepolisian untuk sekadar meminta tanda tangan atau foto bersama dengan tidak bermaksud mengurangi harkat maupun martabat orang itu, seharusnya itu dihindarkan."Karena itu akan membuat penilaian publik maupun pekerjaan polisi menjadi tidak mandiri," ucapnya.Namun, mengenai foto itu sendiri, Nasser menjelaskan seharusnya ada pemeriksaan apakah Benny sendiri itu tahu atau tidak akan adanya foto tersebut. "Jangan kita langsung mengambil kesimpulan bahwa ada pelanggaran. Karena seringkali pejabat berada dalam posisi sulit menghindar," tuturnya.Nasser tidak melihat bahwa foto bersama itu merupakan perbuatan menyimpang. Kecuali jika nanti dilakukan pemeriksaan dan ditemukan adanya penyimpangan. Pasalnya penilaian menyimpang tidak bisa didengar dari satu saksi atau satu cerita saja."Apalagi Kapolsek Benny ini pasti sudah punya data keseimbangan baik mana yang benar atau tidak, sehingga tidak bisa kita langsung menilai. Kalau perlu, harus diteliti Propam apakah ini pelanggaran atau tidak. Perlu diperiksa mendalam. Tapi secara umum intinya pejabat kepolisian haruslah cermat mengambil sikap," tutupnya.

Rekomendasi