Ulah Vachova bikin pusing orang Yogyakarta

Karya seni Vachova cukup tenar. Tetapi kelakuannya bikin repot banyak orang.

Aryo Putranto Saptohutomo
Ulah Vachova bikin pusing orang Yogyakarta
Vachova Jitka alias Yit Kampak Vachova (kanan) saat berpose dengan seorang pedagang. ©facebook.com/ika.kampak.5

Sebuah peristiwa pada Minggu (5/7) membikin kaget dan bingung orang-orang di sekitar Tugu Yogyakarta. Di siang hari bolong, seorang bule perempuan nekat menyiram monumen itu dengan cat berwarna merah.Orang-orang di sekitarnya tadinya tidak menyangka hal itu terjadi. Termasuk Ruwik, seorang pemilik warung makan di dekat tugu itu. Dia mengaku hanya melihat bule perempuan itu berjalan cepat dari arah selatan ke Tugu. Begitu sampai di depan Tugu, dia langsung menyiramkan cat warna merah disimpannya di botol kemasan air mineral.Hal itu membuat terkejut warga setempat melihat kejadian itu. Setelah melihat aksi bule nekat itu, sejumlah warga langsung mendatanginya dan ingin mencegah aksinya. Namun, bule itu justru diam saja dan duduk-duduk di pinggir Tugu. Mereka lantas melapor ke polisi. Setelah polisi datang, bule tersebut kemudian dibawa ke Polresta Kota Yogyakarta untuk dimintai keterangan. Saat hendak dibawa, perempuan itu meracau mencari seseorang bernama Ugo Untoro. Ugo merupakan pelukis, pematung, penulis, dan seniman Indonesia. Dia jebolan Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Karyanya sudah malang melintang dalam pameran, dan disebut salah satu seniman yang membawa kesenian Indonesia ke tingkat lanjut.Sehari kemudian, teka-teki siapa bule perempuan itu terkuak. Justru Ugo yang mengungkapnya. Perempuan itu adalah Vachova Jitka alias Yit Kampak Vachova.Nama Vachova di dunia seni sudah cukup beken. Dia pelukis asal Republik Ceko dan kerap bolak-balik ke Indonesia. Dia mengkhususkan diri menekuni seni lukis cat minyak, akrilik, cat air, fotografi, seni media campuran, dan performance art.Vachova lulus dari Akademi Seni Praha pada 2003. Setahun kemudian, dia pergi ke Indonesia buat kuliah jurusan Bahasa Indonesia dan seni di Universitas Negeri Yogyakarta dan selesai pada 2005. Tiga tahun kemudian, dia memilih pergi menempuh pendidikan di Unismuh, Makassar, menekuni bahasa Indonesia. Hanya setahun dia kuliah di sana, lantas meneruskan belajar di Universitas Negeri Makassar, mengambil jurusan seni hingga lulus setahun lalu.

Informasi didapat melalui laman Internet www.yitka-kampak-art.netstranky.cz, Vachova mengaku jatuh cinta dengan Indonesia dan keseniannya. Makanya dia rela jauh-jauh terbang dari negaranya buat belajar di tanah air. Hasil karya seninya pun sudah banyak dipamerkan, baik secara individu maupun kelompok di tanah kelahirannya hingga Jakarta. Dia mengunggah sebagian karyanya ke Internet. Salah satunya bisa disimak di www.yitkampak.tumblr.com.Namun, tak ada bisa menjelaskan apa sebenarnya terjadi dalam diri perempuan itu hingga berbuat di luar akal sehat.Ugo Untoro menjelaskan dia memang mengenal Vachova. Namun, dia mengaku tidak mengerti kenapa perempuan itu mencarinya. Dia merasa tidak memiliki hubungan apapun dengannya."Saya itu kenal tiga tahun lalu dan itu pun ketemu cuma dua atau tiga kali saja di pameran seni," kata Ugo saat dihubungi merdeka.com.Menurut Ugo, dia tidak mengetahui lebih detail tentang sosok Vachova tersebut."Enggak tahu saya. Tahunya dia itu orang Ceko. Tinggalnya di mana saya juga kurang paham," tambah Ugo.Ugo pun membantah sejumlah pemberitaan menurutnya tidak tepat. Dia mengatakan hanya sebatas kenal saja dengan Vachova. Dia juga tidak pernah memberikan jaminan saat Vachova digiring polisi."Ada berita saya yang menjamin Yit, saya itu enggak ngapa-ngapain kok, enggak tahu itu gimana ceritanya. Saya cuma mau meluruskan," ujar Vachova.


Ugo pun mengaku tidak memiliki masalah apa pun dengan Vachova. Bahkan, dia hanya bertemu tiga kali, itu pun hanya kebetulan di pameran."Saya ketemu cuma dua atau tiga kali, terakhir ketemu pun cuma say hello, sudah," ucap Ugo.Ugo mengatakan, aksi nekat Vachova bukan pertama kali dilakukan. Sebelumnya, dia mengaku Vachova kerap mengirim pesan singkat yang isinya menuding dia telah mengganggu kehidupan pribadinya."Saya itu di SMS, dituduh merusak dan mengganggu kehidupan pribadinya. Saya tanya, tolong tunjukan di mana salah saya. Eh dia malah bilang, sori salah sambung. Padahal jelas-jelas dia menyebut nama saya. Nggak cuma sekali dia sms neror-neror begitu," ungkap Ugo.Cerita tak sampai di situ. Vachova kembali berulah. Kali ini dia melampiaskan hasrat seninya tersebut di kantor Imigrasi Yogyakarta, kemarin.Kasie Penyidikan Pol PP Dintib Kota Yogyakarta, Kristiana Suwantini mengatakan, saat menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi, Vachova malah mencoret-coret ruangan. Saat itu petugas bermaksud melakukan tes kejiwaan terhadap Vachova."Sakitnya melebihi yang kemarin. Kita lihat kondisi seperti itu kita enggak bisa bawa ke persidangan. Sekarang kita baru koordinasi dengan imigrasi dan kepolisian untuk cari dokter dulu," kata Kristiana.Kristina mengatakan, sidang Vachova seharusnya digelar pada hari ini pukul 09.00 WIB di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta. Namun, melihat kondisinya yang tidak stabil, sidang terpaksa ditunda."Seharusnya hari ini. Tapi kalau seperti ini harus dihentikan juga. Kita harus cari dulu surat bahwa dia memang benar-benar sakit atau ada gangguan kejiwaan, sehingga tidak perlu di sidang," ujar Kristiana.Sementara, lanjut Kristiana, pihak imigrasi pun sudah ingin kasus ini segera selesai dan Vachova segera diusir."Pihak imigrasi dia pengin secepatnya mau deportasi karena dia sudah mengkhawatirkan banyak orang. Dia dulu pernah menggulingkan becak di Wirobrajan, kemudian buang helm orang, terus juga mengacak-acak angkringan," tambah Kristiana.

Rekomendasi