Gubernur Aher sebut jalur mudik di Jabar siap dilalui

Jumlah kekuatan yang disiagakan dari Polri, TNI, dan aparat gabungan sebanyak 31.912 personel.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Gubernur Aher sebut jalur mudik di Jabar siap dilalui
Aher . ©2014 Merdeka.com

Jalur mudik lebaran 2015 di Jawa Barat siap dilintasi. Ruas jalur utara, tengah dan selatan disiagakan sejumlah personel gabungan dari Polri, TNI dan aparat kewilayahan dari masing-masing pemerintah daerah untuk mengawal tradisi tahunan tersebut.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2015 di Lapangan Gasibu, Bandung, Rabu (9/7). "Seperti disampaikan Kapolda (Irjen Pol Moechgiyarto) tentu kita siap, persiapannya tentu kita lihat pengalaman dari tahun sebelumnya yang akan kita jadikan acuan," kata pria yang akrab disapa Aher tersebut. Jalur utara yang sempat dihantui kemacetan setiap tahunnya, lanjut dia, kini sudah terbantu dengan hadirnya Tol Cipali yang menghubungkan Jabar ke Jateng. Dengan panjang 116 kilometer, Cipali dipastikan akan menekan kendaraan di jalur umum. "‎Situasinya sekarang tidak akan seperti tahun lalu, karena sudah ada penyelesaian seperti hadirnya Cipali. Ya mudah-mudahan Tol Cipali tidak ada kemacetan," ungkapnya. Penyempurnaan rambu hingga kini terus dilakukan untuk lebih membuat pengendara di tol terpanjang di Indonesia tersebut berhati-hati. "Rambu sudah selesai seluruhnya karena kebanyakan orang yang mengalami kecelakaan (Tol Cipali) mengantuk." Ruas lain seperti jalur tengah dan selatan, kata dia, sudah siap. Sarana jalan milik provinsi perbaikannya terus dikebut. Sehingga lebaran 2015 ini akan lebih terurai masalah kemacetan dibandingkan tahun sebelumnya. "Sarana jalan jembatan (siap) karena sangat terkait dengan urusan mudik khususnya jalan-jalan baik nasional provinsi maupun kab/kota yang dilalui pemudik biasanya kita dahulukan, jadi Insya Allah lancar," ujarnya. Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto menambahkan jumlah kekuatan yang disiagakan dari Polri, TNI, dan aparat gabungan sebanyak 31.912 personel. Mereka akan bekerja mulai H-7 hingga H+7. "Kemudian kita gelar pengamanan 31.912 personel di mana anggota Polda Jabar 20.107, TNI 3.390, pemda 6.125 yang terdiri dari personel Damkar, Pol PP, Dishub, Dinkes dan masyarakat2.280 seperti pramuka, organisasi masa itu kita gabung," ungkapnya.

Rekomendasi