Kalangan DPRD Jabar mendukung rencana dana aspirasi kepada setiap anggota DPR RI. Secara tidak langsung dana tersebut akan bermanfaat bagi daerah tentang tata cara pengusulan pembangunan daerah pemilihan.
Hal itu dikatakan Ketua Komisi I DPRD Jabar Syahrir, di Bandung, Senin (29/6). "Manfaatnya ada jelas, didukung. Asal tidak tumpang tindih saja," katanya. Dia optimistis, adanya dana tersebut akan membantu pembangunan di daerah tertinggal.
Syahrir menjelaskan, selama ini, setiap melakukan kunjungan ke daerah, anggota dewan selalu diminta masyarakat untuk merealisasikan aspirasi mereka. Hanya saja banyak keterbatasan anggaran pemerintah.Sedangkan keinginan masyarakat cukup besar.
"Kita datang ke daerah, warga selalu menanyakan aspirasinya yang ingin direalisasikan," katanya.
Misalnya keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memungkinkan semua aspirasi warga terkabul. "Di Jabar juga terbatas. Pembangunan fisik belum semuanya," ucapnya.
Soal pengelolaan dana, lanjut dia, tidak masalah. Sebab keuangan tidak dikelola masing-masing anggota dewan, melainkan disalurkan melalui dinas pemerintahan di masing-masing kabupaten/kota.
"Pencairannya tidak diberikan langsung ke anggota dewan. Tapi dari pusat ke dinas kabupaten/kota. Usulan dari masyarakat melalui anggota dewan, nanti uangnya dicairkan," pungkasnya.