Tol Cipali telan korban, ini komentar Gubernur Aher

Aher mengaku akan mengevaluasi secara menyeluruh terkait Tol Cipali yang membentang hingga 116 kilometer tersebut.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Tol Cipali telan korban, ini komentar Gubernur Aher
Pembangunan Jalan Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/pramirvan datu

Sejak resmi dibuka pekan lalu, rentetan kecelakaan hingga menyebabkan korban tewas terus terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyebut dari segi sarana pelengkap dan infrastruktur, tol terpanjang di Indonesia itu sudah layak."Saya mendengar dari (rambu-rambu) saja sudah lengkap kok. Enggak mungkin pengoperasian terjadi tanpa rambu lengkap. Itu pemahaman kita," kata pria yang akrab disapa Aher di Gedung Sate Bandung, Senin (22/6).Dia mengaku akan mengevaluasi secara menyeluruh terkait Tol Cipali yang membentang hingga 116 kilometer tersebut. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan terjadi. "Bisa dari kendaraannya, pengendara, dan lainnya," ungkapnya. Aher memprediksi kecelakaan yang terjadi di Tol Cipali bisa disebabkan human error atau faktor manusia itu sendiri."Atau jangan-jangan human error-kan. Jalannya enak banget kemudian kelelahan," jelasnya.Upaya membenahi tol Cipali menurutnya sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait salah satunya Dishub Jabar. Apalagi musim mudik lebaran tak lama lagi bakal berlangsung. "Ketika ada yang kurang pas tentu akan ada langkah-langkah yang dilakukan," ungkapnya.Tapi dia meyakini musim mudik di Tol Cipali akan bisa terminimalisir. "Ketika mudik, pantauan dan analisa kita kalau mudik banyak mobil sehingga akan terkendali. (mobil) Sekarang tidak akan kencang banget," katanya.Informasi yang dihimpun kecelakaan tol yang langsung diresmikan Presiden Jokowi tersebut sudah mengalami 8 kali kecelakaan. Tiga kecelakaan dari jumlah tersebut paling menonjol lantaran dua orang meninggal yang terjadi pada Kamis (18/6) lalu. Kecelakaan beruntun itu melibatkan truk diesel, truk hino dan minibus Avanza. Satu tewas dalam kejadian tersebut.Tak lama berselang atau siang harinya kecelakaan tunggal Toyota Innova menabrak tebing parit. Kendaraan yang melaju kencang dari Palimanan ke Cikopo itu hilang kendali. Satu tewas dalam insiden tersebut.

Rekomendasi