Polisi kembali kontak tembak di Aceh, diduga kelompok Din Minimi

sebelum kontak tembak, kelompok ini turun diperkirakan hendak berobat karena ada anggotanya yang terluka.

Afif
Oleh Afif - Reporter
Polisi kembali kontak tembak di Aceh, diduga kelompok Din Minimi
Polisi kembali kontak tembak di Aceh, diduga kelompok Din Minimi

Kotak tembak antara aparat kepolisian dengan kelompok kriminal bersenjata yang diduga kelompok Din Minimi, Rabu (8/6) di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur kembali terjadi. Kelompok ini turun diperkirakan hendak berobat karena ada anggotanya yang terluka.Kejadian kontak tembak yang diduga kelompok Din Minimi terjadi di rumah Nurdin bin Ismail (38) di Alue Cah Rapah, desa Ladang Baroe Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Kejadian pagi hari sekira pukul 08.55 WIB.Kapolda Aceh, Irjend Pol Husen Hamidi dalam konferensi pers di Mapolda Aceh mengatakan, terjadi kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata tersebut. Namun tersangka diperkirakan 10 orang berhasil melarikan diri."Di rumah itu awalnya ada 5 orang, lalu mereka menembak anggota kita, maka langsung kita sergap, namun mereka berhasil meloloskan diri," kata Irjend Pol Husen Hamidi, Rabu (10/6).Husen Hamidi menyebutkan, di rumah itu ada seorang mantri yang sedang mengobati salah seorang dari mereka yang terluka. Anggota kelompok tersebut terluka diduga setelah terjadi kontak tembak di Pidie beberapa waktu lalu."Kondisi yang bersangkutan satu orang ada yang terluka, mereka sedang berobat pada seorang manteri di desa tersebut. Barang bukti berhasil kita sita 1 pucuk senjata M16, 16 butir peluru M16, 15 butir peluru AK47," tegasnya.Hingga sekarang, kata Kapolda, tersangka yang sudah ditangkap sebanyak 25 orang, 4 di antaranya meninggal dunia dan 1 orang menyerahkan diri. Sedangkan sisanya masih ada 25 orang kelompok kriminal itu yang sudah dikantongi namanya dan sudah masukkan dalam DPO."Kita mengimbau kepada mereka untuk menyerah saja, kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan hasutan mereka," imbuhnya.Saat disinggung upaya mediasi yang dilakukan oleh Pangdam Iskandar Muda dan Gubernur Aceh beberapa waktu dengan Din Minimi, Kapolda tegaskan, pihaknya akan terus memburu kelompok tersebut."Kita hanya lihat itu kelompok kriminal bersenjata, sudah sejak lama menjadi DPO kita, jadi akan kita kejar sampai dapat dan ke mana pun mereka lari akan kita kejar," tegasnya.

Rekomendasi