Pengemudi Outlander maut di Pondok Indah, Christopher Daniel Sjarif (22), kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Sidang kali ini beragendakan pemeriksaan saksi-saksi, dan yang dihadapkan ke hadapan Majelis Hakim pimpinan Made Sutisna adalah pemilik Outlander, Muhammad Ali Husni Riza dan sopirnya Sandi sebagai saksi.Dalam proses persidangan, Ali yang merupakan sahabat dari Christopher sempat bersitegang terkait pemberian obat Lysergic Acid Diethylamide (LSD). Perseteruan tersebut terjadi saat Ali mengaku jika dirinya tidak pernah memberikan LSD tersebut kepada terdakwa, seperti apa yang diakui oleh Christopher sebelum mereka nonton di bioskop Mal Pacific Place.Dalam keterangannya, Ali tidak pernah menunjukkan adanya kertas yang mengandung zat LZD itu di langit-langit mulutnya pada Christopher. Karena memang Ali tidak mengonsumsi zat yang dikategorikan sebagai narkoba tersebut, yang dilakukan Ali sebenarnya adalah membetulkan behel giginya."Saya memperlihatkan behel saya di atas ini. Saya tidak pernah berikan itu (minuman atau obat yang mengandung zat LSD). Masa saya mau menjebak sahabat saya sendiri," kata Ali di PN Jaksel, Kamis (4/6).Atas pernyataan sahabatnya itu, Christopher kemudian menyatakan jika keterangan Ali tidak berdasarkan fakta, karena Christopher mengaku telah diberikan LSD yang kemudian membuat dirinya tidak sadar saat berkendara dan menabrak kendaraan lain di Pondok Indah."Saya keberatan dengan keterangan Ali, saya memang diberikan itu (kertas mengandung zat LSD)," ungkap Christopher.Keberatan itu kemudian disambut oleh salah satu kuasa hukum Christopher. "Dia, korban kita, punya rekaman videonya dia dijebak," tuturnya.
Emosi, Christopher sebut pemilik Outlander bohong soal narkoba
Christopher mengaku gara-gara narkoba itu, dia tak sadar saat menyetir mobil milik Muhammad Ali.
Rekomendasi