Ada beberapa alasan Indonesia terpilih menjadi tamu kehormatan di Frankfurt Book Fair, Jerman tahun ini. Menurut Ketua Komite Nasional Frankfurt Book Fair, Goenawan Mohamad, salah satunya adalah alasan ekonomi."Untuk jadi kehormatan itu, Finlandia sampai 26 tahun, Indonesia 5 tahun. Kenapa, pertama mungkin karena potensi ekonomi besar. Dalam IMF disebut tahun 2017 Indonesia akan jadi salah satu negara yang ekonominya tumbuhnya paling cepat dari 20 negara," kata GM, sapaan akrab Goenawan Mohamad di Istana, Jakarta, Rabu (3/6).Alasan selanjutnya, jelas GM, Indonesia memiliki tingkat membaca yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan negara India. Apalagi, dalam waktu dekat ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan bakal memprogramkan gerakan membaca."Kedua karena tingkat melek huruf kita tinggi, lebih tinggi dari India. Kita tahun ini kan tingkat melek huruf untuk umur 14-25 tahun 99 persen. Seluruhnya 95 persen. India 70 persen," jelas sastrawan itu.Ketiga, tambah dia, ada kebebasan berekspresi di Indonesia. Sedangkan di negeri lain kurang. Kebebasan berekspresi ini, kata Goenawan, merupakan salah satu keberhasilan sebuah negara itu demokrasinya telah berjalan.
Kenapa RI jadi tamu kehormatan Frankfurt Book Fair? Ini kata GM
Menurut Ketua Komite Nasional Frankfurt Book Fair, Goenawan Mohamad, salah satunya adalah alasan ekonomi.
Rekomendasi