Berulang kali kejadian tak mengenakkan datang dari penumpang emosional menyerang petugas PT KAI, utamanya masinis Cammuter Line. Oleh sebab itu, PT KAI Commuter Line Jabodetabek tidak akan tinggal diam mendapati awaknya diperlakukan semena-mena oleh penumpang.Manajer Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunisa mengatakan, perseroan bakal memproses hukum pelaku tindak semena-mena terhadap awak KCJ melalui jalur hukum."Kita sekarang kalau yang gitu (penumpang semena-mena) kalau misalnya ketangkep, kita perpanjang lewat jalur hukum, buat pelajaran, karena masinis kan hanya menjalankan SOP," tutur Eva kepada merdeka.com, Kamis (21/5).Eva menegaskan tanggung jawab seorang masinis tidak hanya menyangkut satu atau dua orang, melainkan ribuan orang yang terdapat di setiap kereta dalam rangkaian.Menurut Eva, satu gerbong mampu menampung sekitar 200 hingga 250 penumpang. Sementara satu rangkaian kereta terdiri dari enam, delapan hingga 10 kereta. Oleh sebab itu, apabila penumpang memaksakan kehendak kepada masinis untuk kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka yang dipertaruhkan adalah ribuan nyawa penumpang KCJ."Ini juga masalah dilematis masinis kalau pagi-pagi kalau penuh, dia itu kan baru bisa memberangkatkan kereta kalau pintunya itu tertutup dengan sempurna, kalau enggak, gak boleh jalan, nanti dia kena juga kan, bahkan sejak yang ekonomi sudah ditarik semua (oleh PT KAI) itu sudah jadi aturan bahwa tidak boleh ada rangkaian yang berangkat dengan pintu terbuka," jelas Eva.Keterbukaan informasi juga menjadi pendukung aksi para masinis di lapangan. Kesalahan sedikit saja bisa dipastikan sampai ke 'telinga' manajemen KCJ."Kita kan sekarang terbuka banget ya (informasi). Orang dari luar bisa melaporkan lewat twitter, ke kita, masuk ke manajemen, nanti dia bisa kena, nanti ditrace (dilacak), itu KA berapa, masinisnya siapa, PPKA nya siapa, kenapa diberangkatkan dengan pintu terbuka. Jadi sekarang mereka benar-benar tertib," tutup Eva.
KCJ bakal buat penumpang semena-mena jera dengan proses hukum
Setiap pelanggaran yang dilakukan penumpang akan diproses hukum.
Rekomendasi