Eros Djarot: Benjamin pejuang reformasi, berani lawan Soeharto

"Dia adalah salah satu hakim yang berani memutuskan berlawanan dengan kehendak pemerintahan."

Muhammad Zul Atsari
Oleh Muhammad Zul Atsari - Reporter
Eros Djarot: Benjamin pejuang reformasi, berani lawan Soeharto
benjamin mangkoedilaga. ©youtube.com

Budayawan Eros Djarot menilai mendiang Benjamin Mangkoedilaga adalah sosok pejuang reformasi yang berani melawan rezim otoriter saat itu. Eros menyayangkan sepak terjang Benjamin justru dilupakan."Buat saya dia (Benjamin) adalah pejuang reformasi yang di zaman reformasi dia membela Tempo saat dibredel. Fenomena yang luar biasa dia berani melawan kekuasaan Soeharto yang waktu itu sangat otoriter," tutur Djarot, Jumat (22/5).Djarot menambahkan, sebagai sosok hakim, almarhum adalah sosok yang berani melawan arus pada saat itu. Dia justru heran sosok Benjamin kerap dilupakan."Dan dia adalah salah satu hakim yang berani memutuskan berlawanan dengan kehendak pemerintahan, cuma ya kalau sekarang banyak yang seperti itu. Dan orang yang seperti ini malah dilupakan. Mereka yang bisa dikatakan tikus-tikus malah jadi hebat sekarang," katanya.

Sementara itu Chairani A. Wani, rekan seprofesi mantan Hakim Agung Benjamin, mempunyai kisah tersendiri dari sosok teman dekatnya itu. "Menyenangkan orangnya, suka melawak." Ujarnya di kediaman Benjamin Mangkoedilaga, Ragunan, Jakarta Selatan (22/5).Chairani bercerita bahwa walau almarhum Benjamin adalah orang yang suka melawak, tetapi dia adalah sosok yang serius di persidangan."Pernah waktu itu ada yang tanya ke saya, apa waktu sidang beliau (Benjamin) begitu? Lalu saya bilang, tidak kalau dalam sidang dia serius sekali," kenang mantan hakim agung itu."Karena beliau orangnya suka guyon jadi orang yang tidak kenal dikiranya begitu. Kalau sudah pakai toga, baru keliatan tegasnya seorang hakim," tandasnya.Benjamin meninggal di usia 77 tahun. Dia menghembuskan nafas terakhir pukul 16.20 WIB di RS Jakarta karena mengidap penyakit jantung.Rencananya jenazah diberangkatkan pukul 11.00 WIB, untuk disalatkan di Masjid Kompleks Komando Marinir Cilandak. Jenazah akan dimakamkan di Memorial Garden Al-Azhar kav Yaasmiin 2/112, Karawang Timur.

Rekomendasi