Ini pengakuan Tim SAR saat angkut jenazah Eri dari kawah Merapi

Bakat Setyawan alias Lahar (29) adalah satu dari enam relawan yang menuruni kawah saat evakuasi.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ini pengakuan Tim SAR saat angkut jenazah Eri dari kawah Merapi
Jenazah Eri. ©Sumber: @BPPTKG

Bakat Setyawan alias Lahar (29), satu dari enam Tim SAR yang melakukan evakuasi Eri Yunanto, mengaku cukup akrab dengan kawah Merapi. Sebab dirinya yang tergabung dalam relawan dari Barameru, Boyolali pernah menuruni dasar kawah gunung teraktif di Indonesia itu."Saya sudah dua kali masuk ke sana, ke kawah Merapi bersama teman-teman relawan Barameru," ujar Lahar, saat ditemui wartawan, Selasa (19/5).Lahar menjelaskan kegiatan turun ke kawah Merapi bersama rekan-rekannya di Barameru dilakukan sebagai upaya pemetaan kondisi di dalam kawah. Pemetaan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi jika ada pendaki yang terjatuh. "Kita jauh hari sudah melakukan antisipasi. Dan ternyata benar, ada yang jatuh. Meskipun hal itu tidak diinginkan," ucapnya.Saat mendapat tugas bersama 5 relawan lain untuk masuk ke dalam kawah dan mengambil jenazah, ia merasa tidak takut. Selain pernah dua kali masuk kawah, ia juga akrab dengan gunung tersebut. Karena dia tinggal di lereng Merapi sejak kecil. Dia juga telah bergabung dengan relawan Barameru sekitar 7 tahun lalu. Selama ini, dia sudah banyak terlibat dalam berbagai misi pencarian dan pertolongan di berbagai daerah."Saya pernah bertugas di Gunung Sinabung awal tahun 2014 lalu, ikut mengevakuasi sejumlah warga yang tewas akibat diterjang awan panas," pungkasnya.

Rekomendasi