Perayaan kelulusan bagi Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat di Kota Bandar Lampung, diwarnai dengan konvoi sepeda motor ugal-ugalan tanpa mengenakan helm. Aksi para siswa tersebut sempat dikejar polisi.Seperti dikutip Antara, Jumat (15/5), sebelum melakukan aksinya, para siswa yang dinyatakan lulus, berkumpul di Lapangan Korpri, Bandar Lampung. Para siswa bergerombol untuk dapat konvoi mengitari Kota Tapis Berseri.Dua mobil polisi lalu lintas Polresta Bandar Lampung membubarkan iring-iringan yang sempat membuat kemacetan sehingga kendaraan yang digunakan siswa pun kocar-kacir, meninggalkan rombongan.Hal ini terpaksa dilakukan oleh kepolisian guna mencegah tawuran dan kecelakaan. Sebab siswa berkendara tanpa menggunakan helm, bahkan ada yang berboncengan lebih dari 2 orang.Sejumlah titik yang biasa digunakan siswa untuk berkumpul juga dijaga ketat oleh pihak kepolisian maupun Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandar Lampung.Kasubag Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Titin Mauzena mengatakan pengamanan kelulusan SMA ini dilakukan untuk mencegah aksi tawuran antar sekolah."Seluruh titik di Kota Bandar Lampung dijaga ketat oleh pihak kepolisian, ada 390 personel yang kita turunkan untuk menjaga lokasi pertemuan sekolah," kata Titin.Ia mengatakan, sejumlah tempat yang menjadi lokasi pertemuan sekolah yakni Tugu Adipura, Stadion Pahoman, Lapangan Korpri dan PKOR Way Halim. Seluruh tempat tersebut dijaga dan dibantu oleh pihak Pol PP.Ia melanjutkan, dengan adanya pengamanan ini harapannya siswa dapat merayakan kelulusan tanpa harus berkeliling kota, cukup di sekolah. Selain itu, hal ini pun untuk menghargai siswa lain apabila tidak lulus."Kami akan lakukan patroli hingga sore hari hingga dipastikan tidak ada siswa yang berkumpul di satu titik, maupun yang melakukan konvoi," tambahnya.
Siswa SMA rayakan kelulusan dengan berkendara ugal-ugalan
Para siswa bergerombol untuk dapat konvoi mengitari Kota Tapis Berseri.
Rekomendasi