Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Palembang mengeluarkan peringatan tegas kepada pelajar SMA sederajat di kota itu. Isinya, ijazah mereka akan ditahan atau tidak diberikan, jika pelajar mencoret seragam dan konvoi saat kelulusan nanti.Kabid SMP/SMA Disdikpora Palembang Lukman Haris mengungkapkan, peringatan tersebut disampaikan kepada setiap kepala SMA melalui surat instruksi. Sebab, instruksi ini dibebankan kepada kepala sekolah masing-masing untuk menjalankannya."Sudah kita layangkan ke sekolah masing-masing. Kepala sekolah harus bertindak tegas," ungkap Lukman kepada wartawan, Rabu (13/5).Dikatakannya, jika masih ada siswa yang menggelar pesta kelulusan seperti mencoret seragam dan konvoi, kepala sekolah harus memanggil yang bersangkutan dan orangtuanya. Kemudian, kepala sekolah menunda pemberian ijazah kepada siswa tersebut."Ijazahnya tak dapat, ditunda dulu pembagiannya," kata dia.Menurut dia, tradisi coret-coret saat kelulusan memang sulit diberantas. Selain dari siswa sendiri, pihak sekolah juga dinilai kurang tegas memberikan sanksi."Harus diberi contoh dulu, kalau ada siswanya yang disanksi, mungkin yang lain bisa jera," pungkasnya.
Pelajar coret seragam usai kelulusan, ijazahnya bakal ditahan
Aturan ini diharapkan bisa memberi efek jera pelajar yang suka mencoret seragam saat kelulusan.
Rekomendasi