4 Kelompok bersenjata di Aceh ini paling diburu polisi

Sepertinya bagi mereka, keluar masuk penjara adalah syarat jadi pemimpin.

Afif
Oleh Afif - Reporter
4 Kelompok bersenjata di Aceh ini paling diburu polisi
din minimi. ©youtube.com

Sejumlah kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah Ayah diduga diotaki oleh empat kelompok bersenjata. Termasuk kasus pembunuhan terhadap dua intel Kodim 0103 Aceh Utara beberapa waktu lalu.Kabid Humas Polda Aceh AKBP T Saladin mengatakan, saat ini Kepolisian sudah menangkap 14 orang pelaku kriminalitas bersenjata di Aceh yang tergabung dalam empat kelompok tersebut. Bahkan dari empat kelompok tersebut, salah satunya dipimpin oleh seorang residivis.Empat kelompok tersebut pertama geng Abu Rajak. Aksi mereka di antaranya perampokan dan kriminalitas bersenjata. Sekarang Abu Rajak sudah bergabung dengan kelompok Din Minimi, yang diduga otak pembunuhan dua intel Kodim di Aceh Utara.Sedangkan sisa lainnya berdiri sendiri dan ikut melakukan aksi kekerasan bersenjata, seperti merampok, teror hingga penculikan. Mereka adalah geng Gambir dan Raja Rimba. Mereka kelompok terpisah berdiri masing-masing menjadi DPO pihak Kepolisian."Sudah kita tangkap semua 14 orang, 11 orang kelompok Din Minimi, termasuk yang baru tertangkap kemarin TP dan 2 orang lagi anak buah Abu Rajak, jadi sisanya yang menjadi DPO sebanyak 19 orang," kata Kabid Humas Polda Aceh AKBP T Saladin kepada wartawan di Mapolda Aceh, Kamis (7/5).Semua kelompok kriminal bersenjata itu kebanyakan berdomisili di Aceh Utara dan Peureulak, Aceh Timur. Mereka juga sering beraksi di tengah laut, menjadi perompak atau bajak laut di lepas pantai Aceh Timur."Jadi kami meminta kepada Din Minimi dan rekan-rekannya segera menyerahkan diri, karena polisi akan kejar kemanapun dia lari, kami akan cari sampai dapat," tukasnya.Untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas tersebut, termasuk tersangka yang berhasil lolos pada penyergapan di Limpok, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar berinisial K, Kapolda Aceh telah memerintahkan seluruh jajaran Polres di Aceh untuk selalu siaga."Kapolda sudah perintahkan cari sampai dapat dan Polres untuk selalu siaga dan meningkatkan razia agar dipersempit ruang gerak mereka," imbuhnya.Kendati demikian, untuk mencari tersangka K yang berhasil lolos, Kepolisian tidak menambah pasukan. Tetap memaksimalkan pasukan 200 personel secara bergantian untuk memburu tersangka.

Rekomendasi