Satu demi satu kasus tewasnya mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori (18) di danau Kenanga, terungkap. Dugaan awal, Akseyna bunuh diri karena ditemukan sepucuk surat permohonan maaf di kamar kos tempat dia tinggal.Namun, dari keterangan dokter forensik kepada polisi, ada sejumlah kejanggalan di tubuh mahasiswa MIPA 2013 ini. "Di perut ada lebam masih diperiksa," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul di kantornya, Jakarta, Rabu (1/4).Selain itu, dari penyidikan sementara, saat tercebur ke danau, Akseyna masih dalam keadaan hidup. "Dari Kasat Serse bilang di kolam kondisi masih hidup. Jadi informasi Kasat Serse dapat informasi dokter, kematian ini dua tiga hari sebelum ditemukan," tandas dia.Sebelumnya saat polisi melakukan pemeriksaan ke tempat tinggal kos Akseyna yang berada di lantai dua Wisma Widya Gang M Usman, RT 4/5, Beji Kota Depok. "Setelah dilakukan penggeledahan, diamankan sejumlah barang berharga milik korban. Seperti laptop, buku-buku, dan secarik kertas bertuliskan tangan tentang permohonan maaf korban," katanya.Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Agus Salim menduga, dari penemuan kertas berisi permohonan maaf korban diduga melakukan bunuh diri. "Dugaan sementara, kasus ini bunuh diri. Hal itu diperkuat dengan petunjuk ditemukan kertas permohonan maaf di dalam kamar kos, namun demikian kami akan tetap menyelidiki untuk mengungkap kepastiannya," ucapnya.Jenazah Akseyna sebelum ditemukan mengapung di danau Kenanga UI. Saat ditemukan, tidak ditemukan identitas dari mayat tersebut.
Polisi sebut ada luka lebam pada perut mahasiswa tewas di danau UI
Dari penyidikan sementara, saat tercebur ke danau, Akseyna masih dalam keadaan hidup.
Rekomendasi