Pelecehan seksual yang terjadi di Sekolah Highscope Indonesia (SHI) yang berlokasi di TB Simatupang masih dalam proses penyelidikan oleh pihak direktorat reserse kriminal umum. Pihak Polda sudah mendatangi Kepala Sekolah yang bersangkutan setelah menerima peristiwa tersebut.Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan tengah melakukan upaya-upaya terkait kasus tersebut."Kita melakukan pemeriksaan, sudah ada 3 orang (ibu, pengacara, korban) yang diperiksa. Dalam minggu ini akan dipanggil dari pihak sekolah untuk diperiksa sebagai saksi. Kita sudah sita CCTV pada tanggal 17 Maret sebagaimana dilaporkan, tetapi kita juga ingin minta rekaman CCTV pada hari sebelum dan sesudahnya," papar Martinus kepada wartawan di Pold Metro Jaya, Selasa (31/3).Selain itu pihak Polda juga telah mengirim visum et repertum yang belum ada hasilnya dari Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Kemudian, Martinus juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengumpulkan informasi serta bukti untuk melakukan pemeriksaan lainnya."Kami masih memiliki kesaksian yang minim atau informasi yang terbatas tentang siapa pelaku, siapa orang yang melakukan pelecehan. Dalam hal ini pihak kami pasti akan serius dalam melakukan upaya mengungkap kasus ini," lanjut Martinus.Disinggung sudah berapa kali pelecehan itu dilakukan, Mantan Kabid Humas Polda Jabar itu enggan merinci lebih jauh. "kalau itu informasi bagian dari substansi penyidikan. Secara etis, kami tidak bisa menyebutkan hal tersebut. Kami tidak bisa untuk menyampaikannya," tutup Martinus.
Kasus pelecehan seksual, pihak Highscope segera dipanggil penyidik
Dalam minggu ini akan dipanggil dari pihak sekolah untuk diperiksa sebagai saksi
Rekomendasi