Sungai meluap akibat hujan deras, dua kampung di Manokwari banjir

Warga minta sungai setempat dikeruk atau mereka dipindahkan ke lokasi bebas banjir.

Aryo Putranto Saptohutomo
Sungai meluap akibat hujan deras, dua kampung di Manokwari banjir
Ilustrasi Banjir. ©2015 Merdeka.com

Ratusan warga Kampung Wariori dan Masaburi, Distrik (kecamatan) Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kembali mengungsi karena rumah mereka terendam banjir. Musibah itu akibat luapan sungai lantaran hujan deras mengguyur daerah itu."Diperkirakan sebanyak 500 warga Kampung Wariori dan Masaburi mengungsi ke lokasi yang aman akibat luapan sungai merendam rumah mereka hingga ketinggian dua meter," kata Koordinator Penanggulangan Bencana Kampung Distrik Masni, Robert Gasang di Manokwari, seperti dilansir dari Antara, Selasa (31/3).Robert mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir ini. Hanya saja kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah, sebab ratusan rumah dan ratusan hektar sawah warga terendam air."Pemerintah daerah setempat sudah memberikan bantuan berupa obat-obatan dan bahan makanan kebutuhan masyarakat korban banjir di tempat pengungsian," ujar Robert.Robert mengatakan, sudah dua kali ratusan warga Kampung Wariori dan Kampung Masaburi mengungsi akibat banjir. Yakni akhir Februari dan Maret ini.Tahun lalu, kata dia, banjir juga merendam ratusan rumah dan ratusan hektar sawah siap panen milik warga di dua kampung itu. Oleh sebab itu, masyarakat di sana mendesak Pemerintah Kabupaten Manokwari maupun Pemerintah Provinsi Papua Barat melakukan normalisasi sungai di daerah itu, supaya saat hujan, air sungai tidak meluap ke wilayah pemukiman dan sawah mereka.Bila usul normalisasi tidak disetujui, masyarakat Kampung Wariori dan Kampung Masaburi meminta pemerintah daerah setempat mencarikan mereka lokasi hunian baru aman dari banjir.

Rekomendasi