Perdana Menteri pertama Singapura, Lee Kuan Yew meninggal dunia di usianya yang ke-91 tahun pada Senin (23/3). Bapak bangsa negeri jiran tersebut berhasil membangun negara pelabuhan kecil itu menjadi negara maju di kawasan Asia.Dalam bidang hukum, Lee Kuan Yew dikenal sangat keras dalam menjalankan penegakan hukum. Puncaknya, Lee juga berhasil membersihkan birokrasi dari pegawai korup.Cara pria kelahiran 16 September 1923 dalam memberantas korupsi menjadi acuan bagi Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk diterapkan di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab.Melalui akun Twitter-nya, Senin (30/3), Alwi Shihab menjelaskan, tidak lama setelah diangkat menjadi presiden, Gus Dur mengutusnya menemui Lee untuk mendengar masukan. Alwi mengatakan, sebagian masukan tersebut diterapkan oleh presiden RI keempat tersebut."Yang ditanyakan Gus Dur: Bagaimana cara terbaik memberantas korupsi. Sebagian masukan/ nasehat beliau diterapkan Gus Dur. Sungguh mengesankan."Lee dilahirkan tahun 1923 dan mendirikan Partai Aksi Rakyat pada 1954, untuk kemudian terpilih sebagai Perdana Menteri lima tahun berikutnya. Dia yang memimpin penggabungan Singapura dengan Malaysia pada 1963, dan saat melepaskan diri dari negara tersebut dua tahun setelahnya.Di saat terakhirnya, Lee meninggalkan dua orang putra Lee Hsien Loong dan Lee Hsien Yang, serta seorang putri bernama Lee Wei Ling.
Gus Dur belajar cara berantas korupsi dari Lee Kuan Yew
Pada masa pemerintahannya Gus Dur mengutus Alwi Shihab untuk meminta masukan cara berantas korupsi.
Rekomendasi