Pohon tumbang tewaskan 7 orang, 3 pengurus Kebun Raya jadi tersangka

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan proses penyidikan dengan meminta keterangan 12 saksi, termasuk dari IPB.

Ilham Kusmayadi
Oleh Ilham Kusmayadi - Reporter
Pohon tumbang tewaskan 7 orang, 3 pengurus Kebun Raya jadi tersangka
pohon tumbang di kebun raya bogor. ©2015 merdeka.com/yudialif

Penyidik Polres Bogor Kota akhirnya menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pohon tumbang di area Kebun Raya Bogor (KRB) pada awal Januari lalu. Kapolres Bogor Kota AKBP Irsan mengatakan tiga tersangka tersebut dianggap paling bertanggung jawab dalam peristiwa tumbangnya pohon Damar setinggi 5 meter yang menewaskan 7 orang pengunjung KRB."Tiga tersangka yakni, BP petugas lapangan, SN pengawas KRB, dan IA kepala sub bagian. Ketiga tersangka akan di jerat dengan pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia," kata AKBP Irsan, Jumat (20/3).Penetapan tersangka tersebut berdasarkan proses penyidikan dengan meminta keterangan 12 saksi, 2 orang saksi ahli tanaman dari IPB, dan olah tempat kejadian (TKP). Polisi melihat bila ke tiga orang tersangka diduga lalai dalam melakukan pengawasan, pemeliharaan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang. "Berkas perkara sendiri sudah selesai tinggal di serahkan kepada kejaksaan," tambahnya.Sebelumnya, pohon Damar tumbang menimpa puluhan pengunjung KRB, Minggu (11/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, 7 orang tewas dan 29 lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban tewas dan luka merupakan karyawan PT Asalta Mandiri Agung yang sedang melaksanakan gathering.Korban tewas dalam peristiwa itu, Saefulloh (43), Sarijo (40), Supriyono (32), Suryana (43), Rizki (25), Ahmad Saefullah (43), dan Nur Ali (52).Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Auliya Djabar mengatakan, pihaknya sudah memeriksa dua saksi dari pihak korban. Yaitu Kepala Subbidang Pemeliharaan Koleksi Tumbuhan KRB, Izu Andry dan Fijridiyanto."Ahli pohon dari IPB juga sudah kita datangkan. Hasil penelitian sementara di lokasi kejadian, menurut ahli pohon IPB, pohon damar itu secara visual memang sudah keropos dan tidak sehat," pungkas AKP Aulia.

Rekomendasi