Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan tulang manusia di dalam badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di laut beberapa waktu lalu. Bangkai pesawat itu diserahkan pada pihak KNKT, Senin (2/3). Diduga tulang tersebut bagian lengan salah satu korban pesawat AirAsia.Pesawat jatuh di Perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah pada 28 Desember 2014 lalu. Saat bangkai pesawat diserahkan ke KNKT, pihak Basarnas tiba-tiba menemukan tulang-belulang.Dalam pencarian selama 30 menit, pihak Basarnas tak hanya menemukan tulang tapi juga adalah sandal hitam dan case iPhone berwarna putih. Hasil penemuan ini selanjutnya dimasukkan ke dalam kantong hitam dan dibawa oleh Basarnas untuk diselidiki lebih lanjut.Sementara Ketua KNKT Tatang Kurniadi menjelaskan penyelidikan AirAsia masih dilakukan. Dia menegaskan, KNKT membutuhkan waktu 10 bulan untuk mengungkap penyebab kecelakaan."Itu waktu yang paling lama, semoga secepatnya bisa mendapatkan kesimpulan kepada negara yang terkait. Seperti sebelumnya pesawat Adam Air dan Sukhoi hanya memakan waktu 7 bulan, semoga ini lebih cepat," ujar Tatang.Direncanakan, badan pesawat akan dipotong-potong untuk mempermudah proses pengangkutan ke hanggar di Curug, Banten. Potongan-potongan itu juga akan dibawa melalui jalur darat dengan diangkut oleh truk.
Basarnas masih temukan tulang di bangkai AirAsia QZ8501
KNKT membutuhkan waktu 10 bulan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Rekomendasi