Supriansyah pernah ditegur Erwin Aksa soal pertemuan Samad-PDIP

Erwin Aksa tak mau apartemen miliknya jadi tempat lobi-lobi politik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Supriansyah pernah ditegur Erwin Aksa soal pertemuan Samad-PDIP
Supriansyah. ©2015 Merdeka.com/agil

Penghuni Apartemen The Capital di lantai 5, Kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Supriansyah atau Anca sempat ditegur pemilik apartemen karena tempatnya dijadikan ajang pertemuan politik antara sejumlah petinggi PDIP dan Ketua KPK non-aktif Abraham Samad menjelang Pilpres 2014 lalu. Anca mengaku sempat ditelepon Erwin Aksa, pemilik unit apartemen tersebut."Sempat ditanya kenapa tempat istirahat tetapi dipakai buat pertemuan politik gitu kan? Kami bilang itu kan cuma satu kali dipakai, itu juga paling tinggi kan," kata Supriansyah usai menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi terkait laporan yang dilayangkan kubu Komjen Budi Gunawan beberapa waktu lalu ke Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (26/2).Akibat ulahnya tersebut, Anca mengaku pernah mendapat teguran keras dari bosnya tersebut. Setelah dijelaskan, Erwin Aksa akhirnya mengerti dan teguran keras tersebut tak berdampak keras pada pekerjaannya."Nah sekarang Pak Erwin sudah mengerti mungkin diurungkan niatnya memecat saya," ujarnya sambil tersenyum.Menurut Anca, hal itu terlihat hingga saat ini dirinya masih dipercaya menempati unit apartemen milik pengusaha asal Makassar tersebut. "Masih-masih tinggal di sana," tandasnya.Dalam pemeriksaan, Anca mengaku apartemennya jadi tempat pertemuan Ketua KPK nonaktif Abraham Samad dan beberapa elite PDIP. Anca tinggal di apartemen tersebut karena bekerja sebagai konsultan hukum PT Bosowa milik Erwin Aksa."Itu unit milik pribadi Erwin Aksa. Saya yang tinggal di situ sudah kurang lebih tiga tahun, atas nama saya tapi itu apartemen memang milik klien saya," ujar Supriansyah.

Rekomendasi