Keluarga pasien RS Siloam, Karawaci, Kabupaten Tangerang yang tewas karena diduga akibat tertukarnya obat anastesi dengan asam traneksamat untuk mengurangi pendarahan yang diproduksi PT Kalbe Farma, bungkam kepada awak media.Keluarga almarhumah Rielda Amanda, ketika ditemui di kediamannya yang berlokasi di Perumahan Cipondoh Makmur, Jalan Damai 5 RT6/5 Blok D8/32, Kelurahan Cipondoh Makmur Timur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten enggan berbicara kepada wartawan.Melalui para tetangganya, pihak keluarga Rielda mengatakan, keluarga sudah ikhlas atas apa yang terjadi terhadap anaknya ketika operasi Caesar kemudian meninggal. Suaminya Ary Avianto pun juga sudah merelakannya."Keluarga bilang sudah ikhlas, mereka memang paham ini penyebab meninggal karena salah obat. Tetapi mereka tabah. Dan kini bayinya dalam penanganan keluarga, di rawat lah sama keluarga," ujar salah seorang tetangga Reilda bernama Ita.Dia mengatakan, Rielda Amanda dimakam-kan di tempat pemakaman umum (TPU) Cipondoh pada Jumat (13/2) lalu."Sudah dimakankam di TPU Cipondoh, Jumat kemarin," tambahnya.
Keluarga pasien korban RS Siloam bungkam ke media
Saat rumahnya disambangi tak seorangpun pihak keluarga yang ke luar rumah.
Rekomendasi