Ormas kepemudaan cabut laporan, budayawan Bekasi tetap gugat Indosat

Salah satu poin gugatan ialah PT Indosat diminta membangun gedung kebudayaan di Bekasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ormas kepemudaan cabut laporan, budayawan Bekasi tetap gugat Indosat
iklan indosat hina Bekasi. ©2015 Merdeka.com/adi

Komunitas Lintas Budaya Bekasi menggugat PT Indosat Tbk terkait iklan viralnya bertema 'Liburan ke Aussie (Australia) lebih mudah dibanding ke Bekasi'. Iklan itu dianggap menghina Bekasi.Meski sudah ada permintaan maaf dari pihak Indosat, namun gugatan diteruskan. Budayawan Bekasi enggan mencabut gugatan tersebut. Berbeda dengan sejumlah organisasi kepemudaan Bekasi yang mencabut laporan polisi beberapa waktu lalu."Penyelesaian tidak cukup meminta maaf. Penyelesaian di jalur hukum untuk memberikan pelajaran bagi Indosat," kata Sekretaris Lintas Komunitas Budaya Bekasi, Eko Prasetyo di Bekasi, Rabu (18/2).Iklan viral Indosat yang diterbitkan melalui media sosial @indosatmania pada akhir Desember 2014 dan ditarik pada 5 Januari 2015 menuai kecaman dari berbagai elemen masyarakat.Sejumlah organisasi kepemudaan langsung melaporkan PT Indosat ke Polresta Bekasi Kota. Namun, belum sampai ada pemeriksaan dari terlapor, organisasi kepemudaan menjalin perdamaian dan mencabut laporannya.Tapi tidak bagi Komunitas Lintas Budaya Bekasi. Meski sudah berdamai secara lisan, namun gugatan tetap diteruskan. Salah satu poin gugatan ialah PT Indosat diminta membangun gedung kebudayaan di Bekasi. Tapi, apapun keputusan pengadilan bakal diterima.

Rekomendasi