Relawan Jokowi minta adu jotos usai twitwar tak dibesar-besarkan

Menurut Budi, peristiwa adu jotos tersebut, "Hanya persoalan dua lelaki yang diselesaikan secara lelaki."

Muhammad Radityo
Oleh Muhammad Radityo - Reporter
Relawan Jokowi minta adu jotos usai twitwar tak dibesar-besarkan
. ©2015 Merdeka.com

Ketua Koordinator Relawan Pro Jokowi (ProJo), Budi Ari Setiadi, mengaku kenal dengan Roysepta Abiamanyu, pria yang berkelahi dengan Cipta Panca Laksana, setelah twitwar soal isu mobil nasional dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Coy, sapaan akrab Roysepta, memang dikenal sering menghadiri acara relawan Jokowi-JK."Kenal, tapi tolong jangan di besarkan jangan diperpanjang, karena jika melebar ke daerah bisa jadi revolusi sosial," kata Budi Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Kamis (12/2).Menurut dia, peristiwa adu jotos tersebut, "Hanya persoalan dua lelaki yang diselesaikan secara lelaki." "Jangan dibesarkan lagi oleh media," pinta Budi.Penelusuran merdeka.com di media sosial, Coy memang kerap hadir di acara relawan Jokowi. Bahkan, dia aktif mengajak para pengikutnya di Twitter untuk datang ke acara relawan pasangan pemenang Pilpres 2014 itu. Misalnya saja, untuk acara 'Konsolidasi Relawan Jokowi-JK: Manifesto Kawal Nawacita' yang akan digelar di Perpustakaan Nasional besok, Coy aktif mempromosikan acara tersebut lewat akun Twitternya.Seperti diberitakan, adu jotos atau twitwar gara-gara perdebatan soal mobil nasional dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berujung adu jotos di Istora Senayan antara @panca66 dan @redinparis ternyata menjadi tontonan rekan-rekan mereka. Bahkan, kejadian itu diabadikan dengan kamera ponsel baik foto maupun video yang diunggah ke Youtube dengan judul 'Duel @panca66 vs @redinparis di Istora Senayan'.Dalam video tersebut, Kamis (12/2), @panca66 mengenakan kaos hitam bercelana jins biru sedangkan @redinparis pakai kaos putih dan celana panjang warna cokelat. Sadisnya, para pendukung mereka memberikan teriakan-teriakan memberikan semangat.

Rekomendasi