Proyek tol Cikampek-Palimanan ditargetkan rampung saat lebaran

Tol Cikapali sendiri dinilai akan menjadi solusi macet ketika menghadapi lebaran, terutama di jalur Utara.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Proyek tol Cikampek-Palimanan ditargetkan rampung saat lebaran
proyek tol palimanan. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakta dan Pemprov Jabar terus berupaya menggenjot pembangunan tol Cikampek - Palimanan (Cikapali). Ditargetkan tol sepanjang 116 kilometer ini bisa rampung sebelum lebaran 2015."Presiden sudah menyatakan bahwa lebaran tahun ini Cikapali sudah mulai dibuka," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Denny Juanda di Bandung, Kamis (5/2).Saat ini akses dari Cikampek, Purwakarta sampai ke arah Bandara sudah harus mulai terlihat. Sehingga percepatan pembangunan bisa terus dikebut. Bappeda pun akan terus memantau pengerjaan agar target sebelum lebaran bisa dikejar.Tol Cikapali sendiri dinilai akan menjadi solusi macet ketika menghadapi lebaran, terutama di jalur Utara. Jalur tersebut, nantinya hanya akan dipasang gerbang tol sebanyak tujuh gerbang yang terdiri dari dua untuk pintu masuk ruas Cikopo dan Palimanan. Sedangkan lima sisanya diperuntukkan sebagai gerbang tol simpang susun atau laju di arus keluar masuk kendaraan.Soal tol Soroja, dia melanjutkan untuk proses pembebasan lahan Soreang-Pasirkoja (Soroja) Bandung progresnya saat sudah mencapai 83 persen. Tol Soroja ini, sudah lebih bagus perkembangannya, khususnya terkait perkembangan pembebasan lahannya.Saat ini, kata dia, proses lelang Tol Saroja sepanjang 15 Km yang menghubungkan antara Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung ini sudah masuk di Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Denny mengaku, salah satu hambatan yang cukup berat dalam proses pembebasan lahan Tol Saroja adalah negosiasi antara pemerintah dengan para pemilik lahan dan bangunan."Hampir di semua negara itu bersepakat dengan rakyat yang sulit. Nampaknya harus ada orang yang jago diskusi, walaupun tetap tak berhasil. Jadi seperti harus orang yang hebat diturunkan," katanya.Dia tak memungkiri adanya calo soal pembebasan lahan yang tersisa ini. "Calo itu kalau di luar profesi khusus karena pembangunan di dunia banyak yang berhasil karena mereka. Cuma di kita saja yang jadi kurang baik pandangan untuk calo," jelasnya.

Rekomendasi