Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya telah membulatkan tekad untuk mengelola PT Persija Jakarta. Sebagai langkah awal, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mengakuisisi 20 persen saham.Ahok mengatakan, sampai saat ini kepemilikan saham PT Persija Jakarta masih belum jelas. Untuk itu, dia meminta klub sepakbola berjuluk macan kemayoran ini untuk mendata aset jangka yang dikategorikan sebagai aset tak berwujud (goodwill)."Ya kami mau beli saham, tapi minta goodwill-nya dulu sebelum kami beli," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/2).Setelah mengetahui aset-aset yang dimiliki PT Persija Jakarta sebagai langkah awal, Pemprov DKI Jakarta akan membeli 20 persen saham kepemilikan. Dan sisanya akan diakuisisi secara perlahan-lahan."20 persen kasih ke kami dulu. Masak goodwill nggak ada nama DKI. Kalau sudah dapat 20 persen, nanti 80 persennya baru kami beli," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.Sebelumnya, Ahok menginginkan, pengelolaannya akan dilakukan oleh salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta."Kami ingin kalau Jakpro besar, Jakpro yang ambil alih Persija. Makanya komisaris utamanya Pak Boyke. Kami mau suruh dia urus Persija," jelasnya.Mantan Politisi Partai Gerindra ini merencanakan, setelah diakusisi oleh PT Jakpro maka akan dilakukan perombakan besar-besaran. "Kami akan bangun nanti," tutupnya.
Ahok ingin beli saham Persija Jakarta asal ada niat baik
"Ya kami mau beli saham, tapi minta goodwill-nya dulu sebelum kami beli," kata Ahok.
Advertisement
Rekomendasi