Basarnas tak libatkan TNI dalam pencarian lanjutan korban AirAsia

Panglima TNI menarik pasukan pencari korban AirAsia QZ8501.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Basarnas tak libatkan TNI dalam pencarian lanjutan korban AirAsia
Yusniar Amara. ©2015 Istimewa/BBC Indonesia

(Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan tidak akan melibatkan unsur TNI, dalam pencarian lanjutan korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Teluk Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Ini karena unsur TNI dinyatakan sudah ditarik dari lokasi pencarian atas instruksi Panglima TNI.Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Sulistyo menyatakan, penarikan unsur TNI tidak akan menjadi dasar penghentian operasi. Menurut dia, Basarnas akan menjalankan operasi dengan kemampuan yang ada."Penarikan unsur TNI dari mission area tidak ada hubungannya dengan penghentian operasi pencarian. Sepanjang saya belum menyatakan ditutup, maka operasi pencarian belum ditutup," ujar Sulistyo dalam konferensi pers di gedung Basarnas, Jakarta, Rabu (28/1).Meski demikian, Sulistyo mengapresiasi kinerja TNI meski tidak berhasil mengangkat badan pesawat. Dia mengatakan, TNI sudah bekerja dengan koordinasi cukup baik dengan Basarnas."Kita berikan kesempatan TNI untuk angkat badan pesawat. Dengan kondisi bahwa unsur TNI telah melaksanakan sesuai skenario kita atas koordinasi saya, telah berusaha angkat badan, tapi belum berhasil," kata dia.Selanjutnya, Sulistyo mengatakan pihaknya tetap akan menelusuri sembilan koordinat yang telah ditetapkan, meski TNI menyatakan sudah tidak ada korban di dalam badan pesawat. Dia beralasan lokasi badan pesawat hanya sebagian dari total koordinat."Mereka (TNI) sudah berusaha mengangkat badan pesawat dan menyatakan sudah tidak ada korban. Kita cek di sekitar lokasi. Badan pesawat itu hanya satu dari sembilan titik," ungkap dia.

Rekomendasi