Pemerintah Aceh minta pedagang tak jual Granny Smith dan Gala

Bahkan apel ini sudah mulai ditarik di peredaran baik di Indonesia maupun di Malaysia.

Afif
Oleh Afif - Reporter
Pemerintah Aceh minta pedagang tak jual Granny Smith dan Gala
Ilustrasi apel. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Frogstar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Safwan mengimbau kepada seluruh penjual buah eceran dan juga distributor agar menghentikan menjual apel biru. Karena apel jenis Granny Smith dan Gala diduga terjangkit bakteri Listeria monocytogenes.Bahkan apel ini sudah mulai ditarik di peredaran baik di Indonesia maupun di Malaysia. Kementerian Pertanian pun sudah mengeluarkan surat edaran apel jenis ini tidak boleh lagi diperjualbelikan. Karena mengandung bakteri yang berbahaya untuk kesehatan manusia."Kami meminta kepada pedagang, baik grosiran tidak lagi menjual apel jenis ini, sekarang masih kita peringatkan," kata Safwan, Selasa (27/1) di Banda Aceh.Katanya, apel berbagai jenis yang beredar di Aceh ini dipasok melalui distributor yang ada di Medan. Karena dari Aceh saat ini belum diperbolehkan memasok buah impor, terutama apel jenis Granny Smith dan Gala ini.Jika setelah ini masih juga kedapatan ada yang menjual, lanjutnya, makan jangan salahkan nanti pemerintah nanti akan menyita apel yang diduga terjangkit bakteri ini."Setelah ini kalau masih ada yang menjual, kita akan berikan sanksi, karena apel yang mengandung bakteri ini sangat berbahaya untuk kesehatan manusia," tegasnya.Sementara itu seorang penjual buah-buahan eceran di Peunayong, Banda Aceh, Syurkani sejak 1 bulan ini tidak lagi menjual apel hijau ini. Selain stok barang sudah ada, dirinya juga sudah mendengar terjangkit bakteri tersebut."Saya sudah dengar dari media ada bakteri, tetapi saya tidak paham bakteri itu apa, kalau ada stok barang tetap saya jual, tetapi sekarang karena sudah tau ga lagi jual," imbuhnya.

Rekomendasi