Persaingan antar DJ cantik sudah seperti politik di DPR

Menurut DJ Milinka, persaingan antara pemain-pemain DJ di Indonesia sudah tak sehat.

Agib Tanjung
Oleh Agib Tanjung - Reporter
Persaingan antar DJ cantik sudah seperti politik di DPR
DJ Milinka. ©kapanlagi.com

Disc Jockey (DJ) kini menjadi salah satu profesi bergengsi. Tak hanya untuk pria, wanita pun banyak yang terlihat bersemangat menekuni pekerjaan ini.Sama seperti pekerjaan profesional lainnya, rupanya profesi DJ juga banyak persaingan kotor di dalamnya. Hal tersebut diceritakan oleh DJ Milinka Radisic, seorang DJ cantik Indonesia yang sudah malang melintang go international sampai ke negeri Eropa.Menurut Milinka, persaingan antara pemain-pemain DJ di Indonesia sudah tak sehat. Bahkan dia menyamakan persaingan profesi DJ sama seperti persaingan politik di Kompleks Senayan markasnya para anggota dewan."Ada (persaingan). Parah, politiknya mah parah. Sama aja kayak politik di DPR, hahaha! Banyak, tapi saya enggak bisa ceritain kalau soal itu. Ntar aku dimarahin sama temen yang lain," kata Milinka saat berkunjung ke kantor redaksi merdeka.com, beberapa waktu lalu.Milinka pun menceritakan pengalamannya saat manggung di kota kembang beberapa waktu lalu. Dia mengaku disabotase kru DJ lain saat di atas panggung. "Contohnya pas saya lagi maen kemaren di Bandung, lagi sama penyanyi-penyanyi nih pas closing. Udah siap lagu terakhir, tiba-tiba alat saya dimatiin. Ada kru dari DJ lain tiba-tiba naik nyari-nyari sesuatu. Ya kan enggak mungkin kan nyari-nyari sesuatu di balik tumpukan alat-alat DJ?" paparnya.Namun Milinka menganggap hal itu sudah amat sering terjadi di dunia DJ. Milinka mengaku pasrah jika menemui situasi seperti itu."Mati dong (turn table; alat DJ). Kita mau nyalain lagi kan butuh waktu. Butuh nyalain dulu, yang udah dicabut harus dimasukin lagi lagunya. Buang waktu. Saya sih, ya udah deh main aja sana. Mau diapain lagi," keluhnya.

Rekomendasi