Sedikitnya 4000 personel kepolisian diterjunkan buat mengamankan gelaran Jakarta Night Festival. Mereka tersebar di beberapa titik keramaian sepanjang jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.Di tengah ramainya warga Jakarta yang akan melewatkan malam pergantian tahun, tersimpan keinginan beberapa anggota polisi untuk berkumpul bersama keluarga."Ini tahun ketiga saya jaga Jakarta Night Festival. Ingin sekali berkumpul bersama keluarga. Tapi kan tugas ya," kata Brigadir Angga kepada merdeka.com, Rabu (31/12).Meski begitu, para personel polisi yang sedang bertugas mengaku senang dapat menjaga jalannya gelaran JNF. Angga mengatakan pihak kepolisian dan para pasukan gabungan akan terus mengawal hingga acara selesai."Pastinya senang bisa berada di tengah-tengah masyarakat. Sebagai polisi, memang sudah kewajiban untuk melayani dan mengayomi masyarakat," tutur AKP Bayu yang mengaku baru pertama kali ditugaskan menjaga malam pergantian tahun di Jakarta.Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kerap disapa Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga turut berbaur di tengah-tengah masyarakat dalam acara itu. Mereka berjalan kaki dari Bundaran Hotel Indonesia ke hingga Monumen Nasional.Dalam perjalanannya ternyata mereka berdua tidak seiringan. Sebab Djarot memilih mendahului Ahok. Dia beralasan karena mantan Bupati Belitung Timur ini memiliki langkah lebih cepat darinya."Enggak apa-apa nanti Pak Ahok pasti nyusul. Kan Pak Ahok jalannya cepat," kata Djarot di Jalan M.H. Thamrin.Selama memimpin perjalanan, mantan Wali Kota Blitar ini tidak sendirian. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, terlihat mendampinginya. Pada kesempatan ini mereka nampak berbicara santai."Nih lihat duet PDI Perjuangan? lagi ngumpul," kata Prasetyo saat menunggu Ahok.
Curhat polisi saat kawal Jakarta Night Festival
Mereka mengaku rindu ingin merasakan pergantian tahun bersama keluarga, tapi mesti menunaikan tugas.
Rekomendasi