Terduga teroris Sukoharjo akan beraksi saat Natal dan Tahun Baru

Berbeda dengan Badri yang ahli membuat bom cair nitrogliserin, DK, hanya ahli merakit bom dari bahan peledak biasa.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Terduga teroris Sukoharjo akan beraksi saat Natal dan Tahun Baru
teroris sukoharjo. ©2012 Merdeka.com

Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror, Selasa (23/12) lalu telah menangkap Dodik Kuncoro (DK) salah satu terduga teroris, di Kampung Gambiran Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, 2 kilometer arah barat Kota Solo. Menurut Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai Dodik diduga akan melakukan aksinya pada perayaan Natal di Solo. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan Densus usai penangkapan, ditemukan sejumlah bahan pembuat bom, seperti potassium, black powder, bubuk arang dan belerang, di plafon rumah kontrakannya."Polisi meyakini bahan-bahan tersebut sebagai pembuat bom. Sudah ada surat penahanan resmi, kita sudah terima. Terduga teroris Dodik ini masuk di jaringan Badri," ujar Andy Rifai, Senin (29/12).Kapolres mengatakan, dari pemeriksaan DK akan melakukan aksinya di Solo pada perayaan Natal kemarin. Berbeda dengan Badri yang ahli membuat bom cair nitrogliserin, DK, hanya ahli merakit bom dari bahan peledak biasa."Ia hanya bisa membuat bom biasa, kalau sudah dirakit nanti akan digunakannya untuk melakukan aksi terorisme saat perayaan Natal dan tahun baru di Solo," terangnya.Kapolres mengatakan, Badri sendiri sudah terlebih dahulu ditangkap oleh Densus 88 di dekat rumahnya di Kelurahan Pajang pada Oktober 2012. Dari rumahnya ditemukan sejumlah botol cairan peledak nitrogliserin dengan daya ledak sangat besar.Mengenai tersangka lain, Andy mengatakan sampai saat ini, kepolisian belum mendapatkan petunjuk. Meskipun Badri dan DK sudah berhasil ditangkap, pihaknya masih terus meningkatkan patroli menjelang perayaan tahun baru ini.

Rekomendasi