Karena Yesus lahir dalam kesederhanaan

"Dia lahir di kandang domba. Selain itu banyak rakyat yang masih menderita."

Sherly Iskandar
Oleh Sherly Iskandar - Reporter
Karena Yesus lahir dalam kesederhanaan
Ibadah malam Natal di Gereja Immanuel. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Kemeriahan Natal tidak begitu terlihat pada dekorasi interior di Gereja Immanuel Jakarta. Yang terlihat menonjol di dalam gereja yang berdiri sejak 1830 ini hanya satu pohon Natal besar di samping altar."Karena Yesus sendiri lahir dalam kesederhanaan. Dia lahir di kandang domba. Selain itu banyak rakyat yang masih menderita," kata Pendeta Hade Matulapelwa usai memimpin ibadah Natal, Kamis (25/12).Tema yang diangkat natal tahun ini oleh Gereja Immanuel adalah "Membangun Kemitraan Antar Umat Demi Keselamatan Bangsa". Pendeta Hade menjelaskan, tema ini diambil karena natal merupakan bentuk empati Tuhan terhadap dunia yang sudah jatuh dan dikuasai oleh dosa. Dia berharap datangnya Yesus dapat menyadarkan semua orang yang beriman kepada-Nya."Ini harusnya menyadarkan semua orang, khususnya yang beriman kepada-Nya, untuk tidak lagi melakukan hal-hal yang tidak selaras dengan kehendak-Nya. Bekerja dan beraktivitas dengan tulus dan jujur, meninggalkan segala bentuk penindasan, dan meninggalkan kemarjinalan terhadap sesama," lanjut Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel ini.Pendeta Hade pun berpesan supaya seluruh umat dapat mendatangkan damai sejahtera dan keharmonisan di tengah lingkungan masyarakat dimana pun dia berada.

Rekomendasi