Margono, terduga teroris asal Banyuwangi ikut pelatihan di Aceh

Adi Margono juga menyediakan senjata dan amunisi yang dikirimkan melalui Arif Tuban ke Riau.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Margono, terduga teroris asal Banyuwangi ikut pelatihan di Aceh
TNI-Polri rilis hasil investigasi bentrokan di Batam. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Adi Margono alias Margono diamankan tim Detasemen Khusus Antiteror 88 saat berada di kediamannya, Perumahan Brawijaya Permai Blok L RT 3/4, Krajan, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Margono diciduk karena diduga terlibat kelompok teroris.Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie, Margono diduga terlibat dengan beberapa aksi kelompok terorisme. Salah satunya pelatihan di Jantho, Aceh, beberapa waktu silam."Mengantarkan Saiful Sayyaf alias Gaplek, Zuher dan Kuncoro untuk pelatihan di Jantho Aceh bersama ikhwan yang lain. Mengantar atau mengirim Guntur Amuntai untuk gabung melaksanakan perampokan (fa'i) dengan kelompok pak bos alias sabar di Medan," terang Ronny melalui rilisnya kepada awak media, di Jakarta, Selasa (23/12)."Menyediakan senjata dan amunisi selanjutnya dikirimkan oleh Arif Tuban ke Riau," imbuh Ronny.Sebelumnya, pada Senin (22/12) malam, seorang pria terduga teroris kembali diamankan anggota densus 88. Pria itu diamankan saat berada di kediamannya Perumahan Brawijaya Permai Blok L RT 3/4, Krajan, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur."Dilakukan operasi penindakan terhadap tersangka terorisme atas nama Adi Margono alias Margono (45)," terang Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Frankie Sompie melalui rilisnya kepada awak media, di Jakarta, Selasa (23/12).Ronny belum membeberkan secara rinci ihwal diamankannya pria berusia 45 tersebut dan keterlibatannya terkait kelompok teroris. Namun dalam keterangan tertulisnya itu, Ronny menuturkan saat diamankan tak ada perlawanan dari Margono. "Yang bersangkutan ditangkap pada saat keluar rumah," tandasnya.Densus 88 sebelumnya mengamankan Tony Sangaralo alias Toni alias Amir alias Fadhil alias Abu Sauqi (26) di pertigaan Bandeng, Glagah, Lamongan, Jawa Timur."Telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka teroris atas nama Tony Sangaralo alias Toni alias Amir alias Fadhil alias Abu Sauqi (26)," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Agus Rianto, Senin (22/12).Menurut Agus, Tony merupakan tersangka yang sudah lama masuk daftar pencarian orang. Dia diduga terlibat dalam pelatihan di Jantho, Aceh, yang selama ini belum tertangkap."Toni sangaralo adalah DPO pelatihan di Jantho Aceh yang belum tertangkap dengan ikut berperan merencanakan kegiatan pelatihan di Aceh yg dipimpin oleh Dulmatin," ujar Agus.

Rekomendasi