Kalapas kelas II A Salemba Abdul Karim meminta disediakan rumah dinas bagi jajarannya. Hal itu guna menunjang kinerjanya dalam mengurus Lapas kelas II A Salemba."Kami minta rumah dinas kalapas, kasi binadik, dan kasi keamanan. Rumah dinas tidak boleh jauh jika ada tahanan koruptor malam-malam bisa cepat dan jika ada keributan bisa langsung menangani," kata Abdul di Lapas kelas II A Salemba Jakarta, Senin (22/12).Keluhan ini disampaikan saat berdialog dengan delapan anggota Komisi III. Antara lain, Azis Syamsuddin, Ruhut Sitompul, Hasrul Azwar, Daeng Muhammad dan beberapa nama lainnya. Dialog berlangsung sekitar 1 jam.Menurutnya jumlah personelnya pun tak sebanding dengan penghuni lapas. Apalagi fasilitas penunjang keamanan pun minim."Jumlah pegawai semua ada 192 orang, yaitu struktural ada 13 orang, dokter 6 orang, dokter gigi 1 orang, dan perawat 7 orang. Alat keamanan berupa CCTV ada 26 titik, alat kejut listrik 5 buah, HT 40 buah, senjata api 3 buah," terang dia.Lanjut dia, saat ini anggaran untuk kebutuhan makan napi kurang dari sepuluh ribu per hari. Ke depan hal itu akan ditingkatkan agar pelayanan lebih layak bagi narapidana."Anggaran 8 ribu per orang per hari. Rencananya di gabung beras 14 ribu per hari ke depan," pungkas dia.
Kalapas Salemba curhat butuh rumah dinas buat tunjang kinerja
Keluhan ini disampaikan saat berdialog dengan delapan anggota Komisi III DPR.
Rekomendasi