Penyanderaan yang dilakukan oleh Fuad kepada Zyahriani Putri Agustin (9) siswi SDN 2 Tlogopatut di Kantor Kodim Gresik membuat publik tercengang. Fuad yang akhirnya ditembak mati begitu nekat menyandera bocah SD dengan alasan yang hingga kini masih menjadi tanda tanya.Wakapolres Gresik, Jawa Timur Kompol Alfian Nurrizal menegaskan penembakan terhadap pelaku penyanderaan di kawasan Jalan Veteran yang dilakukan oleh tim buru sergab (buser) sudah sesuai prosedur. Menurut Alfian, pelaku terpaksa ditembak karena sempat melawan petugas."Apa yang dilakukan tim Buser Polres Gresik sudah sesuai prosedur, karena tersangka melawan saat berada dalam mobil dalam perebutan pisau," kata Alfian di Gresik.Kasus penyanderaan tersebut bukan kali pertama terjadi. Pada Agustus 2011 lalu, warga Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau juga dihebohkan dengan aksi penyanderaan yang belakangan diketahui dilakukan oleh Doni. Doni sendiri adalah seorang pencuri.Doni awalnya mencuri di salah satu rumah warga di Jalan Pinang Merah, Bukit Senang, Tanjung Balai Karimun. Namun aksinya tepergok warga dan langsung mengejarnya. Doni lalu bersembunyi di atap rumah warga, namun pelaku lalu terjatuh.
Advertisement
Di dalam rumah rumah sendiri ada seorang wanita. Tanpa pikir panjang, Doni langsung menyambar si gadis itu sambil mengambil pisau dapur. Warga yang mengetahui pelaku di dalam rumah pun tidak bisa berbuat apa-apa. Dari cela tembok, warga melihat pelaku membekap mulut korban dan mengalunginya pisau.Aksi penyanderaan itu juga direkam dan diunggah di Youtube oleh akun www.paparazieonlinews.com. Dalam video berdurasi 12 menit 16 detik itu terlihat bagaimana pelaku Doni yang panik mengalungkan pisau tajam ke leher korban. Si korban pun tampak tak berdaya dan shock.Sementara itu polisi dan warga yang mengepung rumah jika tidak berdaya. Doni yang berkaos abu-abu juga tidak bisa menyembunyikan rasa panik dan takut di wajahnya."Polisi mana.. polisi mana...," teriak Doni.
"Kami jamin aman.. kami jamin," teriak beberapa polisi agar Doni tidak kalap dengan sanderanya.Doni menyandera korban lantaran takut dihakimi massa. Setelah polisi datang, Doni mau dibawa ke mobil patroli polisi meski masih menyandera korban.Di akhir video drama penyanderaan yang menegangkan itu, Doni akhirnya digelandang ke mobil polisi dijaga beberapa polisi agar tidak dihakimi massa. Beruntung korban juga tidak terluka serius dalam aksi tersebut. Namun meski lolos dari bogem para warga, Doni harus meringkuk di balik jeruji besi.Ingin lihat drama penyanderaan yang menegangkan tersebut? Berikut videonya: