Ultraman, pahlawan kebanggaan anak-anak pembasmi monster jahat

Ultraman adalah tokoh fiksi pahlawan super, yang paling ditunggu-tunggu anak sekolah saat hari Minggu tiba.

Laurel Benny Saron Silalahi
Ultraman, pahlawan kebanggaan anak-anak pembasmi monster jahat
Ultraman. ©blogspot.com

Tahun 90-an merupakan masa-masa yang indah bagi sebagian orang yang terlahir dan menikmati masa kecilnya pada masa itu. Pada tahun 90-an dunia jagad film anak-anak banyak dihiasi sejumlah kartun dari negeri Jepang dan Amerika. Stasiun televisi Indonesia menyediakan jadwal tersendiri film kartun khusus anak-anak seperti pada hari Minggu atau masa liburan sekolah.Salah satu film yang cukup fenomenal di era-90an adalah film Tokusatsu Jepang karya Eiji Tsuburaya yaitu Ultraman. Ultraman adalah tokoh fiksi pahlawan super, yang paling ditunggu-tunggu anak sekolah saat hari Minggu tiba. "Dulu kalau mau nonton film ini, itu harus disuruh mandi dulu sama nyokap gue. Kalau gak mandi gak dibolehin nonton. Kalau gak salah ini film disiarin jam 5 sore dah," kata Steven, Pria kelahiran tahun 1984, saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (5/11).Film Ultraman ini menampilkan seorang jagoan dengan karakter yang umum disebut sebagai Kyodai Hero. Kyodai Hero adalah gaya khas superhero kreasi Jepang yang bisa mengubah bentuknya menjadi raksasa dengan tinggi sekitar 40 meter dan berat 35.000 ton. Yang ditunggu-tunggu dalam film Ultraman adalah, saat berkelahi melawan monster raksasa di tengah-tengah gedung tinggi kota Jepang."Itu dia kenapa kalau berantem pasti di tengah kota yang banyak gedung bertingkatnya, atau gak pegunungan gitu. Nah yang gue heran, itu kan gedungnya hancur pas beratem sama monster. Nah tapi pas di film minggu depan itu gedung utuh lagi," kenang Steven sambil tertawa.Adegan lainnya yang diingat pria yang berprofesi sebagai pembuat musik hip hop ini adalah, saat Ultaraman kehabisan tenaganya ketika melawan monster. Menurut Steven, Utaraman memiliki kelemahan, terhadap atmosfer bumi. Atmosfer bumi mengurangi energi matahari yang menjadi sumber kekuatannya, karena itu Ultraman hanya bisa bertarung dalam wujud raksasa hanya selama 3 menit. "Kalau lampunya udah kedip-kedip terus bunyi, tandanya filmnya mau habis tuh, soalnya kalau tenaganya udah abis dia pasti keluarin ilmu, buat meledakin monster," ucap Steven.Saking sukanya dengan tokoh Ultraman, Steven mengaku masih menyimpan Action Figure (Pajangan) berbentuk Ultaman yang kini sudah berusia 20 tahun. Pria yang mengaku masih menjomblo mengaku sedih apabila, melihat dunia film untuk anak-anak di zaman sekarang."Pokoknya saya bangga pernah merasakan masa kecil tahun 90-an. Tidak seperti anak sekarang, yang filmnya sudah tidak mendidik lagi," tandasnya.

Rekomendasi