Komisi III setuju napi koruptor dikuliahkan S2

"Mereka enggak paham hukum dan terjerat korupsi. Enggak ada salahnya kuliah hukum," kata Desmond.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Komisi III setuju napi koruptor dikuliahkan S2
Desmond Junaidi Mahesa. ©istimewa

Sebanyak 23 nara pidana di LP Sukamiskin mengambil kuliah program pascasarjana atau S2 di bidang hukum. Nama-nama narapidana beken yang tersandung kasus korupsi seperti Rudi Rubiandini, M. Nazaruddin, Luthfi Hasan Ishaaq, serta Indar Atmanto ikut serta dalam program magister dari kampus Universitas Pasundan, Bandung.Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa mengatakan, tidak ada salahnya napi-napi mengambil kuliah di sela-sela waktu luangnya. Asalkan tidak mengganggu aktivitas atau kewajiban di dalam penjara."Ya dalam konteks peraturan melanggar enggak, enggak melanggar. Orang-orang yang ditahan ini kan mengisi waktu luang," kata Desmond saat dihubungi, Jakarta, Selasa (25/11).Lebih lanjut, Politisi Gerindra itu menambahkan, sebuah langkah positif bila napi-napi tersebut mengikuti kuliah. Terlebih walaupun notabene sebagai terhukum, mereka mengambil jurusan hukum dalam kuliahnya."Mereka enggak paham hukum dan terjerat korupsi. Enggak ada salahnya kuliah hukum," tegas Desmond."Kalau semangat untuk memberikan kesadaran sambil mengisi kuliah kalau tak ada aktivitas yang wajib di dalam penjara ya boleh-boleh saja. Enggak ada masalah," tandasnya.Diketahui, LP Sukamiskin Senin (24/11) menindaklanjuti MoU yang pernah tertuang pada April 2014 lalu dengan kampus Universitas Pasundan (Unpas) Bandung. Dua lembaga tersebut bekerja sama memulai program Magister Hukum bagi 23 warga binaan pemasyarakatan (WBP)."Ada 23 warga binaan, sedangkan 7 lainnya petugas di dalam Lapas itu sendiri," kata Kalapas Sukamiskin Klas IA Bandung, Marselina Budiningsih, di Aula Lapas, Senin (24/11).Nama-nama yang tersandung kasus korupsi seperti Rudi Rubiandini, M. Nazaruddin, Luthfi Hasan Ishaaq, Indar Atmanto ikut serta program magister dari kampus Unpas. Meski hadir dari orang-orang hebat dan berbeda latar belakang mereka antusiasme mengikuti kuliah lagi.

Rekomendasi