Johan Budi: KPK bak gadis perawan, kerap 'digilir' menteri

Johan juga mengatakan KPK seperti lilin yang oleh banyak pihak ingin dipadamkan apinya.

Abd. Wahid Hasyim
Oleh Abd. Wahid Hasyim - Reporter
Johan Budi: KPK bak gadis perawan, kerap 'digilir' menteri
Kepala BNN Anang Iskandar datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengatakan institusi KPK seperti perawan. Pasalnya KPK menjadi buah bibir dan pusat perhatian pejabat-pejabat tinggi Indonesia. Bahkan, menurut Johan, KPK akhir-akhir ini sering 'digilir' oleh para menteri. "KPK bak gadis perawan dan kerap digilir oleh menteri-menteri yang datang bergantian. Tentu dalam rangka membicarakan tata kelola negara kita," kata Johan dalam acara Nota Kesepahaman Bersama (NKB) yang bertajuk 'Percepatan Pengukuhan Kawasan Hutan Indonesia' di hotel Mecure Ancol Jakarta Utara, Rabu (12/11).Selain itu Johan juga mengatakan KPK seperti lilin yang oleh banyak pihak ingin dipadamkan apinya. Menurut Johan banyak pihak yang tidak senang melihat aksi KPK memberantas korupsi, justru ingin melemahkan institusi tersebut."KPK bak lilin yang ditiup dari kanan kiri apinya biar mati," katanya.Upaya pelemahan KPK itu menurut Johan dilakukan dengan upaya membuat undang-undang baru sebagai ganti UU Nomor 33 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi. Dalam UU No 33 pasal 14 dijelaskan KPK berwenang melakukan tugas monitoring dengan melakukan pengkajian dan memberikan saran perbaikan terhadap sistem pengelolaan administrasi di semua lembaga negara yang berpotensi korupsi.

Rekomendasi