PDIP: Kasus Imen bukan isu personal Jokowi, tapi publik

Saatnya sistem pengadilan kita mempraktikkan hukum progresif, termasuk hakim memfasilitasi penyelesaian nonhukum."

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
PDIP: Kasus Imen bukan isu personal Jokowi, tapi publik
Eva Kusuma Sundari. ©2012 Merdeka.com

Politisi PDIP, Eva Sundari menilai kasus tukang tusuk sate, Muhammad Arsad alias Imen yang mengunggah foto porno hasil editan berwajah Jokowi di Facebook bukanlah persoalan personal. Menurutnya, penyebaran foto pornografi merupakan masalah publik."Penyebaran pornografi, bukan bullying. Sepatutnya pembahasan soal AM tidak dikaburkan bahwa isunya personal (presiden) tapi isu publik. Sesuai komitmen kita untuk melindungi anak-anak dari bahaya pornografi," kata Eva dalam siaran persnya, Jakarta, Jumat (31/10).Eva menambahkan dalam penegakan hukum memang seharusnya mengutamakan apa yang dilakukan pelaku, bukan profesi dari pelaku."Penegakan hukum sepatutnya fokus pada tindakan pelaku, bukan status pelaku. Status dia pengunggah content pornografi bukan tukang sate," tegas Eva yang merupakan mantan anggota Pansus UU Pornografi DPR ini.Meski demikian, mantan anggota DPR ini menuturkan Jokowi tidak pernah mempersoalkan fitnah dan segala sesuatu yang menyudutkan dirinya. Bahkan secara personal, Jokowi akan mengampuni MA atas perilakunya tersebut.Maka oleh karena itu, Eva mengimbau kepada pengadilan dapat memberikan hukum yang progresif kepada MA demi kemanusiaan."Saatnya sistem pengadilan kita mempraktikkan hukum progresif, termasuk hakim memfasilitasi penyelesaian nonhukum (kekeluargaan) demi kemanusiaan. Hukuman bisa berupa pekerjaan sosial jadi tahanan luar dan pelaku mendapatkan bimbingan hukum," pungkasnya.

Rekomendasi