Dino Patti sindir LSM yang ancam boikot tapi tetap hadir di BDF

Dino meyakini ancaman boikot tersebut ternyata tidak terbukti.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Dino Patti sindir LSM yang ancam boikot tapi tetap hadir di BDF
Pelantikan Dino Patti Djalal sebagai Wamenlu. ©rumgapres/abror rizki

Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyindir sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sempat mengancam akan memboikot kehadiran mereka di Bali Democracy Forum (BDF) ketujuh. Sebab, mereka malah tetap hadir dalam acara yang dihadiri tiga pemimpin dari negara-negara sahabat."LSM-LSM yang tolak Bali Civil Society Forum ternyata anggota-anggotanya tetap hadir dalam sidang," tulis Dino dalam akun Twitternya @dinopattidjalal, Sabtu (11/10).Meski menyindir, namun Dino tetap menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran mereka yang juga menyukseskan kegiatan tersebut."Terima kasih for your vote of confidence," lanjut Dino.

Sebelumnya, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) mengancam memboikot Bali Democracy Forum (BDF). Mereka menilai BDF tak layak dilaksanakan, sebab penggagas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru merampas hak rakyat dengan membiarkan Pilkada digelar lewat DPRD. Tak hanya Bara JP, ancaman tersebut juga sempat dikeluarkan 11 LSM lainnya."Sebagai penyokong demokrasi, kami tidak boleh membiarkan BDF berlangsung. Kami akan unjuk rasa menghadang para peserta, supaya mereka langsung angkat koper dan meninggalkan arena," ujar Syafti Hidayat, Ketua DPP Bidang Aksi, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di Jakarta Kamis (9/10).

Bali Civil Society Forum sendiri merupakan bagian dari kegiatan BDF yang digelar secara bersamaan. BDF sendiri dibuka secara resmi oleh Presiden SBY Jumat (10/10) kemarin. Acara ini dihadiri Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Filipina Benigno Simeon Aquino III dan PM Xanana Gusmao.

Rekomendasi