Terdakwa kasus suap pengurusan proyek-proyek lainnya dan pencucian uang, Anas Urbaningrum, menyatakan sedih dengan vonis delapan tahun dari majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Menurut dia, hakim tidak adil karena tidak mau melihat fakta persidangan."Kalau ditanya apakah saya sedih dengan putusan itu, iya sedih. Tetapi sedihnya bukan karena saya, sedihnya karena keadilan diremehkan," kata Anas sembari tersenyum kepada awak media selepas sidang, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu (24/9).Anas mengaku tidak murka dengan vonis ini. Dia mengaku akan membuat perhitungan dan akan melawan vonis ini."Saya akan terus berikhtiar untuk mencari dan menemukan keadilan, karena saya yakin betul keadilan itu ada waktunya nanti ada masanya nanti akan menang," ujar Anas.
Anas mengaku sedih divonis 8 tahun penjara
"Saya akan terus berikhtiar untuk mencari dan menemukan keadilan," kata Anas.
Rekomendasi