Teddy mengaku diancam tak dapat proyek dari stafsus Menteri PDT

Teddy mengaku diminta membayar tiket perjalanan ke luar negeri Menteri PDT Helmi Faishal Zaini, dan istrinya.

Aryo Putranto Saptohutomo
Teddy mengaku diancam tak dapat proyek dari stafsus Menteri PDT
Menteri PDT diperiksa KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Direktur PT Papua Indah Perkasa, Teddy Renyut mengaku sempat diancam tak bakal dapat proyek di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, jika tidak mau membayar tiket perjalanan ke luar negeri Menteri PDT Helmi Faisal Zaini, dan istrinya. Dia mengatakan pihak pengancam adalah Staf Khusus Menteri PDT Sabilillah Ardie."Dia (Ardie) mengancam kalau enggak bantu beliau dia lepas tangan membantu proyek saya," saat bersaksi dalam sidang Bupati non-aktif Biak Numfor, Yesaya Sombuk, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (15/9).Teddy mengaku tahu aturan tidak boleh memberikan uang kepada pejabat negara buat mendapatkan proyek. Tetapi, dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa karena jika tidak melakukan hal itu maka dia tidak bakal mendapat pekerjaan."Saya memberikan uang dengan harapan dapat proyek," ujar Teddy.

Rekomendasi