Ini curhatan Daniel Sparingga usai 7 jam diperiksa KPK

"Saya ingin meluruskan, saya tidak jadi konsultan siapapun, termasuk Pak Jero, jabatan saya staf khusus presiden."

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Ini curhatan Daniel Sparingga usai 7 jam diperiksa KPK
Daniel Sparingga diperiksa KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Staf khusus presiden bidang komunikasi politik Daniel Sparingga hari ini kembali bekerja seperti biasa di lingkungan Istana Kepresidenan. Daniel yang kemarin diperiksa KPK, mengungkapkan isi hatinya setelah dicecar penyidik selama 7 jam."Saya memenuhi panggilan KPK kemarin, dan memenuhi undangan itu sebagai saksi dalam perkara yang dihadapi Pak Jero. Kita sama-sama mendengar Pak Jero Wacik berada dalam posisi tersangka," ujarnya di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (10/9).Sebelum diperiksa, Daniel sudah berniat akan mengungkap apa yang diketahuinya terkait kasus ini. Dengan hati lapang dada dan khidmat, Daniel berkomitmen akan membantu penyidik KPK."Saya datang dengan lapang dada, khidmat untuk membantu proses hukum yang ditangani KPK. Ini komitmen personal saya, untuk mendukung KPK, menjalankan tugasnya memberantas korupsi," ungkapnya.Menurut Daniel, komitmennya ini tidak akan dikompromikan dengan hal apapun. Dia mengatakan hal ini bukan atas suruhan siapapun, melainkan dirinya sendiri."Komitmen personal ini tidak akan saya kompromikan dengan hal lain, apapun itu. Sekali lagi apapun itu. Saya ingin meluruskan, saya tidak jadi konsultan siapapun, termasuk Pak Jero, jabatan saya staf khusus presiden, itu yang saya ingin sampaikan ke saudara," jelasnya.Dia tidak mempedulikan apa omongan orang setelah dirinya diperiksa KPK. Meski tersirat kekecewaan, Daniel tak pedulikan, yang terpenting dia akan memberikan informasi yang diketahuinya kepada KPK."Kemarin ada yang tanya, bagaimana perasaan saya? Jawaban saya, publik juga tahu, saya tidak taruh perasaan saya, yang penting KPK," ungkapnya.Daniel mengaku tak ada rasa beban ketika dirinya dipanggil KPK. Hal itu merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia yang mentaati hukum."Saya orangnya enggak punya beban, apa saja bisa diperiksa, tidak ada yang saya sembunyikan, dan saya beri dukungan personal untuk KPK, semoga negeri ini makin baik," ujarnya.Meskipun dirinya sebagai staf khusus presiden, Daniel mengaku tak ada hal yang spesial saat diperiksa penyidik KPK. Pemeriksaan berjalan seperti biasa tidak ada yang dikhususkan."Pendirian tetap sama, siapapun menghormati supremasi hukum, berdiri sama tinggi didepan hukum, tidak terkecuali saya, apalagi hanya sebagai staf pembantu presiden," ujarnya.Daniel diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Jero Wacik dalam kasus korupsi pemerasan di Kementerian ESDM. Usai diperiksa kemarin malam, Daniel membantah menerima uang dari petinggi Demokrat itu.

Rekomendasi