4 Cerita Unimog Jenderal (Purn) Djoko Santoso ditahan polisi

"Iya itu (Unimog) milik saya, tulis yang besar, itu milik saya," kata Djoko Santoso lantang.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
4 Cerita Unimog Jenderal (Purn) Djoko Santoso ditahan polisi
mobil unimog massa prabowo. ©2014 merdeka.com/efendi

Polda Metro Jaya masih menyita tiga mobil Unimog yang dipakai massa Prabowo pada saat demo di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Penyitaan ini terkait ketidakjelasan pemilik Unimog tersebut, yang satu di antaranya menggilas kawat berduri polisi.Dua unit mobil Unimog tersebut berpelat D 8139 DI dan Z 8383 BM dan 1 mobil lagi nampak tidak berpelat nomor polisi."Akan kami serahkan asal bisa menunjukkan bukti kepemilikan secara sah. Sampai saat ini belum tahu siapa pemiliknya yang dikeluarkan samsat Jabar," ungkap Dir Reskrimum Polda Metro Heru Pranoto di kantornya, Jakarta, Minggu (24/8).Kini Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso sudah mengaku salah satu Unimog tersebut miliknya. Djoko berkata dengan lantang."Iya itu (Unimog) milik saya, tulis yang besar, itu milik saya," kata Djoko Santoso di Universitas Bung Karno, Jakarta, Rabu (3/9).Mantan Jenderal Angkatan Darat tersebut merasa tak bersalah demo mengerahkan Unimog. Menurutnya bedemo dengan unimog termasuk kebebasan berpendapat.Berikut kisah-kisah seputar truk pengangkut militer ini:

Sudah sering dipakai demo

Sebagai pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014, Djoko menyebut kepemilikan Unimog itu dilindungi undang-undang. Bahkan, dia menyebut sudah menerjunkan mobilnya itu beberapa kali. Biasanya tak ada masalah."Saya kan Pro Prabowo dan hak berkumpul menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang, dan Unimog saya nggak melanggar aturan, itu sudah delapan kali turun nggak ada apa-apa," jelasnya.Djoko menambahkan, selama ini pihaknya sudah tertib dalam melaksanakan aksi demontrasi. Terkait demo jelang keputusan MK, dirinya menegaskan bahwa tidak ada hal apapun yang dilanggar dari Unimog miliknya."Selama ini tertib, kemarin saja diprovokasi, dan kendaraan saya kan nggak melanggar hukum," tegasnya.

Warga sering lihat dipakai anak Djoko

Warga sering melihat Unimog di rumah Andika Pandu Puragabaya, putra Djoko Santoso, yang tinggal di Nglempong, Sleman. Menurut informasi, mobil unimog beberapa kali terlihat di rumah anggota DPR RI terpilih tersebut.Budi, salah seorang warga Nglempong yang tinggal tak jauh dari rumah Pandu, mengaku pernah melihat mobil truk besar tersebut melintasi rumahnya."Kayaknya pernah lihat, tapi nggak tahu benar itu atau bukan," kata Budi ketika ditunjukan foto mobil unimog hitam yang tampak pada aksi massa pendukung Prabowo - Hatta beberapa waktu lalu, Selasa (26/08).Meski tak yakin, Budi mengaku ingat dengan plat mobil yang pernah melintas di depan rumahnya. "Kalau yang saya lihat itu mobil kayak truk begitu, platnya Z, kalau yang ini kan D," jelasnya.Budi menambahkan juga pernah melihat mobil truk yang biasa digunakan mengangkut pasukan tentara. "Kalau truk yang buat ngangkut orang itu sering dulu pas pemilihan legislatif diparkir di depan situ dekat gang," jelasnya.

Anak buah Djoko ditolak ambil Unimog di Polda

Djoko Santoso pernah mengutus anak buahnya untuk mengambil Unimog di Polda Metro Jaya. Namun dia hanya membawa STNK tanpa BPKB. Polisi pun menolak memberikan mobil truk ala militer tersebut."Tadi ada yang datang (relawan) mengatasnamakan pemilik, sudah bawa STNK (mobil unimog). Tapi kami minta dilengkapi BPKB-nya, itu dari perwakilan Djoko Santoso Center," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Senin (25/8).Rikwanto mengungkapkan orang yang mengaku perwakilan pemilik tersebut diminta kembali karena kepolisian meminta BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) mobil unimog tersebut. STNK tak mencerminkan pemilik mobil unimog yang sebenarnya.Djoko Santoso Center adalah tim relawan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso."Karena belum lengkap kita suruh kembali. STNK tidak mencerminkan siapa yang punya karena berpindah-pindah tangan (pemilik mobil unimog)," terang dia.

Polisi rahasiakan pemilik Unimog

Polisi merahasiakan pemilik Unimog tersebut. Polisi juga sempat menepis kabar jika Unimog tersebut milik mantan jenderal.Padahal polisi sendiri menyita STNK mobil tersebut, namun mereka enggan menyebut siapa nama yang tertera di STNK tersebut."Kami masih dalami penguasaan dan kepemilikannya," kata Dir Reskrimum Polda Metro Heru Pranoto."Itu kendaraan sudah berpindah-pindah tangan," tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menambahkan.Menurut Rikwanto tidak ada larangan sipil untuk mengendarai Unimog tetapi sayangnya Unimog yang digunakan massa Prabowo disalahgunakan. "Awalnya angkutan massa untuk berujuk rasa namun bisa disalahgunakan untuk merobohkan," tambah Rikwanto.

Rekomendasi