Usai jadi presiden, SBY kebanjiran tawaran Internasional

Mulai dari PBB hingga organisasi lingkungan dan penanganan konflik menawarkan SBY bergabung.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Usai jadi presiden, SBY kebanjiran tawaran Internasional
SBY terima kunjungan mantan PM Jepang Yasuo Fukuda. ©Rumgapres/Abror Rizki

Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengakui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono banyak ditawari posisi atau jabatan dari organisasi-organisasi internasional dunia. Faizasyah mengungkapkan bukan hanya permintaan dari Sekjen PBB Ban Ki Moon namun juga lembaga-lembaga movement di dunia."Banyak lembaga-lembaga movement yah apakah itu di bidang lingkungan, di bidang penanganan konflik yang mereka berharap kontribusi nyata (dari SBY)," ujar Faizasyah, Senin (1/9)Faizasyah mengaku bahkan sampai akan mendata dan mengkompilasi lebih dulu tawaran-tawaran yang berdatangan dari lembaga/organisasi internasional tersebut. Dengan demikian, akan memudahkan SBY memilih tawaran apa yang akan diambilnya."Kalau bapak nanti sudah putuskan, bahwa beliau confirm, nanti diumumkan nanti, di PBB misalnya," ujar Faizasyah.Tawaran-tawaran yang datang ke SBY berbagai macam, mulai dari jabatan struktural, formal maupun patron. Pihak yang menawari ada yang dari lembaga internasional, organisasi internasional maupun non-organisasi internasional."Terus mengalir itu berbagai ajakan dan undangan," ujarnya.Untuk itu, Faizasyah saat ini tengah mengompilasi berbagai tawaran tersebut untuk dipilih SBY."Tentunya semua itu kita akan kompilasi dan sampaikan ke presiden, kira-kira beliau akan tertarik yg mana," ujarnya.Sayangnya, Faizasyah enggan mengungkapkan tawaran dari mana saja. Jika sudah pasti, Faizasyah berjanji akan mengumumkannya nanti.

Rekomendasi