Adrianus Meliala minta maaf, minta proses hukum dihentikan

"Mudah-mudahan tidak dilanjutkan," ucap Adrianus.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Adrianus Meliala minta maaf, minta proses hukum dihentikan
Adrianus Meliala (kiri). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Komisioner Komisi Kepolisian Indonesia (Kompolnas) Adrianus Meliala meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap menyinggung institusi Polri. Meskipun dia merasa kritik yang dia sampaikan sesuai dengan kapasitasnya sebagai pengawas polisi."Pernyataan tersebut dalam konteks jabatan saya. Sebetulnya saya diwawancara dan membuat satu statement berimbang. Tapi timing tidak tepat sehingga menyebabkan ketersinggungan, saya minta maaf pada jajaran Polri pada umumnya," kata Adrianus Meliala di Kompolnas, Jakarta, Jumat (30/8).Di lain pihak, sebagai institusi pun Kompolnas merasa tidak perlu kasus ini diperpanjang lagi."Mudah-mudahan tidak dilanjutkan," ucap Adrianus.Polri melaporkan Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala ke Bareskrim terkait pernyataannya yang menyebut 'ATM Polri' dalam kasus AKBP MB yang diduga menerima suap dari bandar judi online. Pernyataan itu dianggap telah menyinggung institusi Polri.Awal pekan ini, Adrianus sempat menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri sebagai pihak terlapor.

Rekomendasi