Jelang lengser, SBY diminta berdamai dengan Mega

Hubungan SBY dan Mega tak kunjung cair sejak Pemilu 2004. Bersalaman pun Mega tak mau.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Jelang lengser, SBY diminta berdamai dengan Mega
Megawati konpres kemenangan Jokowi-JK. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan setuju jika ada wacana rekonsiliasi antara Ketumnya Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri . Selama ini, SBY dan Mega 'perang dingin' dan diharapkan hubungan mencair karena mau pergantian"Semua tentunya rakyat suka kalau pemimpinnya itu saling silaturahmi. Kita ini kan wajib silaturahmi apalagi kalau pemimpinnya bagus kan," ujar Syarief di DPR , Jakarta, Jumat (15/8).Hubungan SBY dan Mega tak kunjung cair sejak Pemilu 2004. Bahkan, PDIP kala itu memutuskan untuk menjadi partai oposisi selama 2 periode kepemimpinan SBY.Keadaan ini disinyalir akan berbalik. Menurut Syarief, partainya saat ini independen dan akan seperti itu di pemerintahan yang baru nanti."Sekarang independen. Ya kita lihat perkembangannya. Mudah-mudahan begitu terus selanjutnya.

Rekomendasi