Selain di Jembatan Comal, pungli juga marak terjadi di Pejagan

"Ini indikasi mereka yang dilaporkan ke saya adalah mereka dari kepolisian dan perhubungan," kata Ganjar.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Selain di Jembatan Comal, pungli juga marak terjadi di Pejagan
Ganjar Pranowo bertani. ©2014 merdeka.com/parwito

Pasca-terbongkarnya kasus pungutan liar (pungli) di Jembatan Comal, Pemalang, yang melibatkan 7 oknum anggota Satlantas Polres Pemalang, ternyata aksi pungli juga masih marak terjadi di wilayah lain di Jawa Tengah (Jateng).Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapatkan laporan bahwa sampai saat ini marak terjadi pungli di Kawasan Pejagan di perbatasan Jateng dan Jawa Barat (Jabar)."Di wilayah selatan akan saya pantau. Saya dapat laporan di Pejagan mendapatkan laporan marak juga terjadi pungli," kata Ganjar kepada merdeka.com Rabu(13/8) di Ruang Kerja Gubernur Lantai 2 Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah."Maka di beberapa tempat saya meminta dari kepolisian, dari perhubungan untuk bekerja memantau bersama-sama," ungkapnya.Sesuai dengan laporan yang Ganjar terima, pungli ini diduga dilakukan oleh oknum Kepolisian Daerah (Polda) Jateng dan oknum pegawai Dinas Perhubungan Pemprov Jateng.  "Ini indikasi mereka yang dilaporkan ke saya adalah mereka dari kepolisian dan perhubungan. Maka sekarang lagi saya kejar ini saya kirimkan orang untuk memantau yang ada di sana," tuturnya.Ganjar berharap aparat kepolisian bisa berhasil kembali menangkap tangan para pelaku pungli di sekitar Pejagan. Bila ada oknum dari Dinas Perhubungan terlibat dia tidak segan-segan untuk memberikan sangsi tegas kepada pegawainya yang menjadi pelaku pungli."Harapan saya seperti polisi kemarin, tertangkap tangan. Kalau yang dinas perhubungan tertangkap tangan padahal sudah saya peringatkan kok masih pungli, saya nggak akan kasih ampun. Maka tak pantau terus, mudah-mudahan tidak," ujarnya.

Rekomendasi